Self Planning Kunci Sherly Raih Predikat Wisudawan Terbaik

Author : Humas | Senin, 05 April 2021 15:59 WIB
Sherly dinobatkan sebagai wisudawan terbaik UMM periode I tahun 2021 (Foto: Two Bagus/Humas)

Meraih Indek Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna di perkuliahan tidaklah mudah. Butuh perjuangan keras dan kedisiplinan yang tinggi. Begitupun yang dialami oleh Sherly Lola Zuraida. Berkat usahanya yang tdak pernah putus, ia dinobatkan sebagai wisudawan terbaik Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) periode I tahun 2021.

Saat ditemui, Sherly, panggilan akrabnya, bercerita bahwa semua berawal dari raihan Indeks Prestasinya (IP) di semester pertama. Ia tidak menyangka mampu mendapatkan angka yang tinggi di hasil perkuliahannya. “Saya sangat kaget waktu itu. Padahal saya hanya memiliki target yang penting bagus. Apalagi mengingat kemampuan saya yang masih kalah dengan yang lain,” kenangnya.

Angka 4 tersebut akhirnya memacu Sherly untuk terus belajar dan berusaha agar bisa mempertahankan nilai semester satu. Semester demi semester ia lalui dengan begitu lancar. Ia menuturkan bahwa semua tak lepas dari dukungan dan doa orang tua.

Baca juga : Raih Wisudawan Terbaik, Kepala BPTPH Kalteng Siap Berkontribusi

Ditanya ihwal cara belajar, anak sulung dari tiga bersaudara ini mengaku tidak ada yang istimewa. Tapi ada satu hal yang selalu ia lakukan setiap hari yakni membuat perencanaan. Ia selalu membuat jadwal serta daftar tugas yang harus ia selesaikan. “Bukankah perencanaan adalah awal dari kesuksesan? Saya sudah terbiasa melakukannya sejak kecil. Merencanakan kegiatan membuat saya tidak grusa-grusu dalam menjalani hari,” terang wisudawan jurusan manajemen itu.

Selain membuat rencana, ia kembali menyampaikan kiat yang kedua yaitu menyempatkan belajar walau terpaksa. Menurutnya, memaksa diri untuk belajar adalah kunci. Mungkin di awal akan terasa berat tapi lama kelamaan akan berubah menjadi ringan. Tidak jarang ia malah menyukai kegiatan tersebut.

Wisudawan yang bercita-cita untuk menjadi dosen itu membocorkan kiat belajarnya yang ketiga. Ia menuturkan bahwa berdiskusi adalah cara paling ampuh untuk belajar. Dalam perjalanan akademisnya, ia sering mengajak teman-temannya untuk bertukar pikiran terkait mata kuliah. Apalagi semenjak menjadi asisten laboratorium.

Baca juga : Kegiatan Internasional UMM Antar Faraj Terbang ke Polandia

“Iya, saya punya grup belajar sendiri. Biasanya kami bertemu dan mengobrol materi-materi perkuliahan. Sayangnya, semenjak Covid-19 intensitas pertemuan kami berkurang,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Sherly tidak menampik bahwa semua kemudahan yang ia peroleh adalah berkat doa kedua orang tuanya. Meski orang tua jarang menampakkan supportnya, namun ia yakin doa adalah faktor penting dalam capaiannya hingga kini. “Semoga raihan yang saya peroleh bisa semakin memacu teman-teman lain dalam belajar. Boleh saja sibuk kegiatan lainnya, tapi jangan pernah lupakan kewajiban sebagai mahasiswa untuk belajar. Alhamdulillah saya mendapatkan bonus bisa membanggakan ayah dan ibu,”pungkasnya di akhir sesi wawancara. (wil)

Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image