Pengusaha asal Makau Beri 40 Beasiswa S2 dan S3 bagi Sivitas Akademika UMM

Author : Humas | Rabu, 24 Mei 2023 08:09 WIB
President Director OBOR Education Foundation, Soe To Tie Lin menandatangi MoU dari UMM. (Foto: Rino Humas)

Kerja keras dan tekun adalah kunci menggapai kesuksesan. Hal itu juga yang dirasakan dan diceritakan President Director OBOR Education Foundation, Soe To Tie Lin di depan ribuan wisudawan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Adapun gelaran wisuda tersebut dilaksanakan pada 23 Mei 2023 lalu.

John, sapaan akrab Soe To Tie Lin, sehari-hari menjalankan berbagai bisnis dan beraktivitas di Makau, Tiongkok. Ia juga merupakan president commisioner PT. Sunindo Pratama yang bergerak di bidang minyak dan gas. Selain itu, menduduki jabatan president director One Belt One Road (OBOR) Scholarship. Maksud kedatangannya ke UMM adalah untuk memperkenalkan beasiswa OBOR yang memungkinkan sivitas akademika Indonesia untuk melanjutkan studi ke Tiongkok. Bahkan ia juga menyiapkan 40 beasiswa master dan doktoral untuk melanjutkan studi di Tiongkok bagi sivitas akademika Kampus Putih.

Baca juga: Dubes Indonesia untuk Spanyol di AIK UMM: Sudah Waktunya Muhammadiyah Lebarkan Sayap ke Spanyol

Lebih lanjut, ia juga bercerita bagaimana proses yang harus dia lakoni hingga bisa mencapai titik sekarang. Menurutnya, para lulusan harus tahu dan mempelajari skill yang jarang dimiliki banyak orang. Sehingga akna banyak pihak yang mencari dan berebut mendapatkan sumber daya manusia yang menguasa skill itu.

“Jangan lupa untuk menjadi pribadi yang berintegritas agar dapat mendapatkan reputasi yang baik sepanjang merinstis karir,” tegas pengusaha besar asal kota Makau, Tiongkok, itu.

Penguasaan teknologi juga menjadi hal yang semestinya dimiliki oleh wisudawan. Tidak hanya tahu, tapi juga memanfaatkannya dengan baik. Pun dengan keterampilan manajemen dan observasi. Para lulusan juga tidak boleh takut untuk merangkul resiko dan membuat keputusan penting. “Jangan mudah tergoda dengan berbagai hal di dunia ini. Fokus dengan tujuan anda dan pastikan bisa mencapainya,” pesan John. 

Baca juga: Dosen UMM Ciptakan Pakan Koi dengan Harga Terjangkau

Sementara itu, Rektor UMM Dr. Fauzan, M.Pd. menjelaskan bahwa kedatangan John ke Kampus Putih memiliki misi khusus. Salah satunya yakni bekerjasama dan mengimplementasikan perusahaannya dengan UMM. Dengan begitu, akan ada berbagai manfaat yang timbul berkat kolaborasi keduanya.

Fauzan juga mengatakan, menjadi seorang sarjana merupakan awal dari kehidupan membangun karir di masa depan. Maka dari itu, UMM sudah menyiapkan mahasiswanya untuk menjadi SDM unggul melalui Center of Excellence (CoE). Program ini didasari oleh satu pemikiran strategis dan futuristik, yakni realita bahwa tahun 2025-2038 Indonesia akan berada di fase bonus demografi. Di mana, penduduk Indonesia dengan angka usia produktif memiliki jumlah yang jauh lebih besar ketimbang non-produktif.  Yakni mencapai 73% berbanding  kurang dari 24%.

“UMM tidak ingin fase bonus demografi yang dimiliki Indonesia malah menjadi malapetaka. Maka CoE hadir untuk membekali mahasiswa, menyiapkan diri untuk bisa bersaing di dunia kerja serta memiliki jiwa yang mandiri,” kata Fauzan. (ri/wil)

Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image