Mahasiswa FAI UMM Raih Juara LKTI Tingkat Nasional

Author : Humas | Senin, 27 September 2021 10:04 WIB
Dua mahasiswa FAI yang sukses menyaber juara LKTI. (Foto: Istimewa)
Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) terus mendorong mahasiswanya untuk terus berprestasi. Salah satunya melalui pengembangan dalam aspek kepenulisan. Hal tersebut ternyata membawa dua mahasiswa Fakultas Agama Islam (FAI) UMM meraih juara satu Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) pada bulan September ini. Dua mahasiswa tersebut ialah Nurul Khotimah, mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab (PBA) dan Nabila Aprilia Rismara, mahasiswa Hukum Keluarga Islam (HKI).
 
Adapun kedua mahasiswa FAI ini mengangkat tema konsep keadilan sosial dengan judul "Konsep Keadilan Sosial Serta Implementasinya Pada Masyarakat Islam (Perspektif Pancasila Sila Kelima dan Alquran). Fenomena korupsi dana bansos dan kedzaliman selama masa pandemi melatar belakangi Nurul dan Nabila mengambil tema ini.  "Melihat banyaknya kasus korupsi dan ketidakadilan selama pandemi mengusik kami untuk menulis dan membahas tema terkait,”jelas Nabila Aprilia. 
 
Nabila, sapaan akrabnya memaparkan bahwa apa yang tertulis dalam KTI adalah implementasi keadilan sosial pada masyarakat Indonesia tidak setara dan belum seimbang. Baik dilihat dari prespektif Alquran maupun Pancasila. Menurutnya, saat ini keadilan hanya sekadar diucapkan dan masih minim dilakukan. Khususnya bagi para pejabat dan pemimpin di pemerintahan Indonesia, baik di tingkat regional maupun pusat. “Padahal seyogyanya mereka memberi contoh keteladanan dalam implementasi keadilan sosial, bukan malah sebaliknya,” tegasnya.
 
Selain itu ia juga sempat menjelaskan akan makna keadilan dari dua prespektif tersebut. Pada prespektif Alquran, konsep keadilan bisa dilihat di QS Al-Maidah: 8. Ayat tersebut menjelaskan bahwa keadilan sama dengan menegakkan kebenaran dan kebaikan yang harus setara tanpa memandang status, jabatan. Semua manusia dianggap memiliki kedudukan yang sama. Sedangkan menurut perspektif Pancasila sila kelima, keadilan akan menciptakan kesejahteraan bersama, dituangkan pada etika serta moral masyarakat Indonesia.
 
Selama perlombaan timnya sempat mengalami kendala. Salah satunya adalah mencari data valid untuk bahan analisis. Tetapi menurutnya, hal itu bukanlah suatu masalah yang besar. Adapun perlombaan tersebut di adakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FAI Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA). Ia awalnya tidak menyangka akan meraih juara, namun berkat tekad yang kuat untuk memberikan yang terbaik. Timnya berhasil menyaber juara pertama. Mereka berdua mampu menyelesaikan LKTI ini dalam waktu 4-5 hari saja. 
 
Terakhir, mahasiswa HKI UMM ini berharap ia dan mahasiswa UMM lainnya tidak bosan untuk menulis, sehingga melahirkan karya-karya yang baru dan bermanfaat. Selain itu, ia juga ingin bisa terus berkembang dalam penulisan dan mengasah diri. "Semoga semangat saya terus membara untuk senantiasa menulis. Saya juga masih ingin menelurkan karya-karya yang punya dampak positif bagi masyarakat luas,” pungkasnya. (haq/wil)
Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image