Kembangkan Bahan Ajar Keterampilan Menulis Berbasis Kolokasi

Author : Humas | Sabtu, 29 Agustus 2020 11:03 WIB
Achmad Tito Rusady (kanan) menerima Ijazah Doktoral. (Foto: Istimewa)

FAKULTAS Agama Islam Universitas Muhammadiyah Malang (FAI UMM) tingkatkan kualitas pendidikan dan pengajaran dengan bertambahnya dosen bergelar Doktor di Bidang Pendidikan Bahasa Arab. Ujian promosi Doktor yang berhasil dituntaskan oleh Achmad Tito Rusady pada Senin (24/08/20) lalu, di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang dengan judul disertasi Tathwiru Mawad Ta'lim Mahaaratil Kitabah 'Ala Dhou'i Al Iqtiran Al lafzhi (pengembangan bahan ajar keterampilan menulis berbasis kolokasi).

Hasil penelitian yang lolos dipertahankan di depan 7 penguji yaitu Prof. Dr. H, Faishol Mahmud Adam Ibrahim (penguji 1), Dr. H. Nur Hadi, M.A (Penguji 2), Dr., Abdul Wahab Rosyidi, M.Pd (Penguji 3),  prof. Dr. Abd Haris, M.Ag (Ketua/penguji 4), H. Basri, M.A. Ph.D (sekertaris/penguji 5), Prof. Dr. H. Nurul Murtadho, M.A (promotor/penguji 6), Dr. H. Uril Bahruddin, M.A (Co-Promotor/penguji 7) dengan obyek penelitian mahasiswa prodi Pendidikan Bahasa Arab UMM, semester 2.

Kolokasi adalah padanan atau gabungan antara satu kata dengan kata yang lain, yang terdengar wajar bagi penutur aslinya. Contoh, Maata dan tawaffaa sama-sama berarti 'mati'. Masing-masing memiliki padanan/kolokasinya sendiri seperti 'maata al hayawaan' (telah mati seekor hewan), dan tawaffa al 'aalim (telah wafat seorang alim).

Baca juga: Menuju PT Berbudaya Mutu, BPMI Sosialisasikan Dokumen dan SIM SPMI

Tito sebagai dosen Prodi Pendidikan Bahasa Arab melihat masih banyak pembelajar bahasa Arab melakukan kesalahan dalam aspek ini, hal itu dikarenakan pola bahasa asing dimasukkan ke bahasa Arab. Seperti dalam kalimat bahasa Indonesia, "mati lampu" ada yang menerjemahkannya menjadi "matal mishbaah", seharusnya adalah "inqhoto'al kahruba'.

"Kolokasi Arab hanya ditulis dalam penelitian teks, seperti kolokasi dalam Al Qur'an, hadith, kitab, dan berita. Sedangkan kolokasi Arab dalam bentuk bahan ajar, masih belum ditemukan. Untuk itu, penelitian ini fokus untuk menghasilkan produk bahan ajar keterampilan menulis Arab berbasis kolokasi. Keterampilan menulis memiliki kekhususan dan keistimewaan yang berbeda dari keterampilan berbahasa lainnya. Dalam menulis, seseorang sedang melakukan proses mengikat informasi dengan melibatkan gerakan tangan, melihat tulisan, dan berpikir. Dalam bahyak literatur dikatakan bahwa menulis sangat membantu seseorang dalam menghafal. Dalam pepatah Arab dikatakan,Al ilmu shoydun walkitabatu qoyduhu.. qoyyid shuyuudaka bilhibalil watsiqah (Ilmu itu ibarat hewan buruan, dan tulisan adalah pengikatnya. Ikatlah hewan-hewan buruanmu dengan ikatan-ikatan yang kuat)," ungkap Tito.

Disertasi ini menggunakan jenis R&D dengan model ADDIE yang ditemukan oleh Dick and Carey, dengan tujuan untuk mengembangkan, mengetahui kelayakan, dan mengukur efektivitas produk. Produk yang dihasilkan berupa buku ajar cetak, berjudul "keterampilan menulis Bahasa Arab berbasis Kolokasi" diterapkan di mata kuliah kitabah II, terdiri atas 14 BAB, didesain dengan teks-teks berbahasa Arab yang memuat informasi tentang keutamaan keutamaan menulis, disertai penjelasan rinci, latihan, dan diakhiri dengan kata-kata mutiara. Buku ini mendapat rekomendasi dari penguji untuk dilanjutkan ke tingkat yang lebih tinggi, yaitu mata kuliah kitabah III. (lc/can)

Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image