Empat Alumni UMM Beberkan Kiat Sukses di Student Day

Author : Humas | Jum'at, 30 April 2021 13:56 WIB
Para pemateri saat sesi foto bersama. (Foto: Haqi/Humas)

Demi meningkatkan jiwa entrepreneur dan profesional mahasiswa, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) undang para alumninya untuk memberikan motivasi. Gelaran tersebut merupakan bagian dari rangkaian Student Day 2021.  Adapun agenda ini diselenggarakan secara luring di Basement Dome serta daring yang berlangsung melalui kanal Youtube pada Sabtu (24/04). UMM kali ini menghadirkan Rio Hardiatma, S.Kep. Ners., MMR., Mohammad Taufiq Shaleh Saguato, SE., Jefri Hari Akbar, S.H., M.H., dan dr. Dedy Irawan, Sp.JP.

Mengawali materi, Rio Hardiatma menceritakan bagaimana ia merintis Klinik Trio Husada. Ia memulai Langkah pertamanya sejak tahun 2001. Saat itu masih menjadi balai pengobatan, hingga akhirnya kini sudah berubah menjadi klinik rawat inap. Dia menerangkan bahwa perawat juga bisa berwirausaha dan melebarkan sayap. “Kita bisa loh menjadi nurspreneur, yakni situasi di mana perawat memiliki kemampuan untuk menjalankan usaha di bidang keperawatan. Selain itu juga mampu mengintegrasikan nilai-nilai keperawatan yang didapat saat kuliah,” tuturnya.

Baca juga: Siapkan Pemimpin Masa Depan, UMM Gelar LKMM

Menurut Rio, ada beberapa tipe nurspreneur yang ada, dimulai dari usaha klinik, educator, konsultasi institusi, bisnis sarana kesehatan serta homecare. Usaha klinik misalnya, yang membuka jasa pengobatan melalui klinik yang disediakan. Berlanjut pada educator yang memberikan pembelajaran dan pelatihan terkait keperawatan. Sementara itu, adapula konsultasi institusi yang bergerak pada konsultasi kesehatan.

“Perlu adanya pendidikan entrepreneurship yang bagus sehingga kita dapat menghasilkan sumber daya manusia melalui usaha yang kita jalankan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Taufiq Saguanto Founder dari Saguanto Custome Cilangkap dan Hotbottles Recycle Company juga memberikan motivasi pada mahasiswa baru. Dia menjelaskan bagaimana cara menghasilkan uang dari nol menggunakan kreativitas. Ia bahkan menyebut dirinya sebagai pemulung kreatif yang mengkreasikan sampah menjadi barang berharga.

Baca juga: Prodi Biologi Raih Hibah CoE Merdeka Belajar Kampus Merdeka

“Dua kunci kesuksesan adalah tajam melihat peluang dan memiliki komunikasi yang baik. Persaingan ketat memang penting. Namun di era yang kini kita jalani, kolaborasi adalah kunci yang membukakan pintu kesuksesan,” jelas Taufiq. 

Jefri Hari Akbar yang juga diundang menyampaikan hal yang tidak jauh berbeda. Ia menuturkan bahwa berkuliah dan aktif organisasi begitu penting untuk masa depan. Ia mengajak mahasiswa baru untuk tidak takut akademiknya menjadi buruk dengan bergabung di organisasi. Menurutnya, dengan mengikuti kegiatan yang ada, mereka akan mendapatkan banyak pengalaman yang dibutuhkan dalam kehidupan.

“Jangan takut menjadi mahasiswa yang aktif berorganisasi karena ada banyak skill dan ilmu yang tentu memberi pengaruh baik. Utamanya saat berada di dunia pekerjaan. Tapi, jangan lupa untuk menyeimbangkannya dengan dunia akademik yang menjadi tanggung jawab utama,” tutur Jefri.

Tidak ketinggalan juga dr. Dedy Irawan, salah satu dokter spesialis jantung dan pembuluh darah Rumah Sakit (RS) UMM. Dia memaparkan materi tentang bagaimana meraih sebuah kesuksesan. Berawal dari cerita Dedy yang menjadi salah satu dari beberapa dokter pertama di RS UMM. Kemudian melanjutkan tenatng perkembangan RS UMM yang kini sudah memiliki fasilitas dan pelayanan yang bagus.

“Ketika kita ingin sukses, hal pertama yang harus dilakukan adalah menentukan tujuan yang jelas. Kemudian berusaha sekuat mungkin untuk menggapainya serta tidak lupa untuk berdoa,” pesannya di akhir materi. (haq/wil)

Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image