Mahasiswa UMM Berikan Edukasi Moral dan Pencegahan Kenakalan Remaja

Author : Humas | Selasa, 30 Agustus 2022 08:10 WIB | Jurnal Post - Jurnal Post

Foto bersama Siswa dan Guru SDN Karangwidoro 1, Malang

JurnalPost.com – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melakukan edukasi moral kepada siswa-siswi SDN Karangwidoro 1 yang merupakan salah satu Sekolah Dasar (SD) yang ada di Desa Karangwidoro, Kec. Dau, Kab. Malang, Jawa Timur. (Sabtu, 27 Agustus 2022) Edukasi diberikan oleh kelompok 55 gelombang 09 Pengabdian pada Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) UMM Bhaktiku Negeri yang beranggotakan Novi Dwi Yanti dari jurusan akuntansi, Agung Rimbawan (koordinator kelompok), Ivena Zara Fairuz, Rossa Amellia Margarita, dan Nur Faizatul Ummah dari jurusan ilmu hukum. Kelompok PMM ini di bawah bimbingan Bapak Sholahuddin Al Fatih, S.H., M.H. selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Berdasarkan data yang disampaikan komisioner KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia), kenakalan remaja yang menuju kriminal pada tahun 2011 mencapai 695 dan mengalami peningkatan pada tahun 2018 menjadi 1.434 kasus. Di antaranya seperti geng motor, berjudi, pencurian, begal, dan orgi (mengkonsumsi minuman keras).

Hal tersebut yang menjadi alasan kelompok PMM ini melakukan edukasi kepada siswa SDN karangwidoro 1, khususnya pada siswa kelas 6 guna mencegah terjadinya kenakalan remaja. Kenakalan remaja sendiri adalah perilaku remaja yang tidak sesuai dengan norma-norma yang ada di dalam masyarakat. Edukasi diberikan dengan menampilkan power point yang telah disiapkan oleh kelompok di dalam ruang kelas 6. Mahasiswa terlebih dahulu menerangkan pengertiannya dan beberapa contoh kenakalan yang sering terjadi di jenjang SD, lalu dilanjut dengan faktor, akibat yang akan muncul, dan tips-tips untuk mencegah diri melakukan tindakan kenakalan. Para siswa kelas 6 dengan jumlah sekitar 45 anak sangat antusias dalam mengikuti edukasi yang diberikan oleh kelompok PMM ini.

Dalam memberikan edukasi, mahasiswa mengadakan games dengan memberikan beberapa pertanyaan yang berhubungan dengan kenakalan remaja dan mata pelajaran yang sedang ditempuh oleh siswa. Dalam kegiatan ini siswa aktif menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diberikan oleh mahasiswa. Sebelum dimulai, mahasiswa dan siswa membuat kesepakatan untuk tidak gaduh dan membudayakan sopan santun angkat tangan terlebih dahulu ketika ingin menjawab. Dalam proses menyampaikan edukasinya, kelompok PMM ini juga memberikan penguatan moral para siswa dengan menyanyikan lagu-lagu kebangsaan Indonesia secara bersama-sama salah satunya Indonesia Raya dan menyebutkan sila-sila dari Pancasila sebagai dasar negara Indonesia. Hal tersebut dilakukan karena dianggap penting, setiap Warga Negara Indonesia (WNI) harus mengetahui dan hafal sila-sila Pancasila serta dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Di hari sebelumnya pada 26 Agustus 2022 kelompok PMM ini juga telah memberikan edukasi kepada siswa kelas 6 SDN Karangwidoro 1. Edukasi yang diberikan pada hari itu mengenai tutorial pembuatan power point. Edukasi ini juga dianggap penting oleh kelompok PMM karena siswa SD harus bisa membuat power point dengan baik dan benar untuk persiapan ke jenjang selanjunya yaitu Sekolah Menengah Pertama (SMP) ataupun MTs (Madrasah Tsanawiyah). Hal ini juga disampaikan langsung oleh Ibu Lela Kristanti, S.Pd. selaku Kepala SDN Karangwidoro 1. Pada jenjang pendidikan SMP atau sederajat guru sudah mulai memberi tugas kepada siswanya untuk presentasi menggunakan power point. Selain itu juga karena seiring perkembangan zaman IPTEK yang semakin berkembang, semua dituntut untuk bisa menggunakan teknologi digital, termasuk laptop maupun komputer.

Untuk jenjang SD, mahasiswa terlebih dahulu mengajarkan dasar-dasar membuat power point melalui aplikasi yang tersedia di laptop maupun komputer dengan mempraktekkan langsung di dalam kelas menggunakan proyektor. Kegiatan ini disambut baik oleh siswa kelas 6, mereka sangat antusias dalam mengikuti edukasi yang diberikan oleh mahasiswa. Sebagai prakteknya, dalam satu kelas dibagi menjadi beberapa kelompok dan masing-masing kelompok harus membuat power point dengan tema bebas sesuai kesepakatan kelompok. Mahasiswa juga menyendirikan siswa yang sama sekali belum pernah menyentuh laptop maupun komputer. Karena mereka akan diberi bimbingan secara khusus langsung oleh mahasiswa dalam pembuatan power point juga dalam menggunakan komputer. Kelompok PMM ini berharap setelah edukasi yang diberikan selama 2 hari, siswa dapat membuat power point dengan baik dan menjadi remaja yang bermoral di lingkungan masyarakat.

Penulis : Agung Rimbawan, Novi Dwi Yanti, Ivena Zara Fairuz, Rossa Amellia Margarita dan Nur Faizatul Ummah
Instansi : Universitas Muhammadiyah Malang

Sumber: https://jurnalpost.com/mahasiswa-umm-berikan-edukasi-moral-dan-pencegahan-kenakalan-remaja/36800/
Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image


Shared:

Kategori

Berita Terpopuler