Indonesia | English | Arabic
Kamis, 20 Juni 2013
Anda di : UMM >> Berita >> UMM Berita >> Juarai LKTMI Berkat Kajian Pasca Menopause

Berita

Juarai LKTMI Berkat Kajian Pasca Menopause
» Senin, 07 Desember 2009 | 00:00 WIB | Dibaca: 1435
facebook umm twitter umm delicious umm digg umm berita-umm-870.html  berita_umm_870.pdf  berita_umm_870.doc umm-news-870-id.ps

 

Tim Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) berhasil meraih juara I dan II Lomba Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa (LKTIM) IPA tingkat  Provinsi Jawa Timur. Bersamaan dengan itu, tim lain dari UMM juga meraih Harapan II LKTIM kategori IPS, di tempat yang sama. Gelaran LKTIM IPA, IPS dan Bidang Pendidikan bertema “Pendidikan dan Teknologi Sebagai Basis Pengentas Ketertinggalan Masyarakat Jawatimur”, diselenggarakan Dinas Pendidikan Prov. Jawatimur diikuti tak kurang 30 Perguruan Tinggi se-Jatim, Sabtu, 21 November 2009.

 

 

Dyah Ayu Shinta, Eka fafa dan Nur Arafah, ketiganya mahasiswa FK UMM angkatan 2007, mengungguli UB, Univ Widya Mandala Surabaya dan ITN Malang. Mengangkat “Potensi Isoflavon Fitoestrogen dari dalam Mencegah Disfungsi Endotel pada Wanita Pasca Menopause”, Shinta dan rekannya berhasil menjadi juara I kategori IPA.

“Tahun ini, dari enam tim yang dikirim, empat tim lolos menjadi nominator lomba. Meski jumlah tim yang dikirim sedikit, namun UMM mendapatkan hasil maksimal dan  Alhamdulilah, tim kami meraih juara I,” ujarnya bangga.

Lebih lanjut, mahasiswi asal Jombang ini mengatakan, wanita pasca manopause ditakutkan terkena disfungsi endotel, yakni ketidakseimbangan antara relaksasi dan kontraksi pembuluh darah. Masa-masa manopause kontraksi lebih besar terjadi, karena estrogen dalam tubuh turun maka relaksasi pembuluh darah juga menurun. Rendahnya estrogen berakibat terjadi peningkatan tekanan darah dan penyakit jantung.

“Estrogen yang rendah memacu berbagai macam penyakit dan bhitok memiliki kandungan isovlafon yang strukturnya sama dengan estrogen,”paparnya.
Sebenarnya, isoflavon dapat diperoleh dalam kacang kedelai, namun kadar isoflavon dalam bithok jauh lebih banyak. Kacang kedelai memiliki kadar 37.300-187.000 mikrogram/100 gram, sedangkan kandungan isoflavon bhitok kering mencapai 197.600 mikrogram/100 gram. Padahal, bithok atau Pueraria lobata banyak ditemukan di Jatim, terutama di Kangean Madura. Di Jatim, bithok yang mirip bengkoang sudah banyak dikonsumsi, karena memiliki rasa yang manis.

“Diharapkan karya yang kami buat menjadi masukan, sehingga bithok menjadi obat-obatan. Selama ini, bithok hanya dimakan biasa tanpa takaran tepat dan terapan ilmu kedokteran,”pungkasnya.

Selain Shinta dkk yang tergabung di Tim II, duta UMM yang lain juga berhasil menyabet juara II (LKTIM) IPA, yakni Zaqia Nur Fajarini dan Ifan Prasetya, keduanya merupakan mahasiswa jurusan Biologi dan Nuro Laili Iktikaviana, mahasiswa PGSD 2007. Tim yang diketuai Zaqia ini menulis mengenai God Mushroom atau jamur dewa , Solusi alami inhibitor HIV/AIDS (Ikhtiar meminimalisir HIV/AIDS di Indonesia). UMM juga melengkapi kemenangan dengan meraih Harapan II LKTIM IPS, yang diraih Primawati dan Mutho’in Amin, mahasiswa jurusan Bahasa Inggris.(rka)


Comment:


Add New Comment:


Nama: *
E-mail: *


Website:


Komentar: *

characters left


Enter the phrase *

Berita Terpopuler

Agenda

  Berita Utama