Indonesia | English | Arabic
Jumat, 24 Oktober 2014
Anda di : UMM >> Berita >> UMM Berita >> Bantuan Dosen untuk UMM Arab Berlanjut

Berita

Bantuan Dosen untuk UMM Arab Berlanjut
» Jum'at, 19 April 2013 | 15:45 WIB | Dibaca: 1586
facebook umm twitter umm delicious umm digg umm berita-umm-3390.html  berita_umm_3390.pdf  berita_umm_3390.doc umm-news-3390-id.ps

 

Bantuan dosen dari Arab Saudi untuk Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) akan terus berlanjut. Hal ini dipastikan setelah Direktur Akademi Al-Haramain Dr. Abdul Razzaq Al-Babtien, melakukan supervisi kepada dosen bantuan itu ke UMM. Dia ditemui rektor UMM, Dr. Muhadjir Effendy, MAP di ruang rektorat, Kamis (18/04).

Sejak tahun 2005, dua orang dosen asal Arab Saudi, Abdul Hadi dan Aidil At Turki, diperbantukan oleh Al-Haramain kepada UMM. Mereka mengajar bahasa Arab untuk Fakultas Agama Islam dan memberi shortcourse untuk guru-guru Muhammadiyah.

Kepala Biro Kerjasama Luar Negeri UMM Drs. Abdul Haris, MA menjelaskan selain melakukan pemantauan, kedatangan Razzaq juga untuk menawarkan kerjasama dengan UMM. Rencananya, tahun depan akan diadakan lagi Training of Trainer (TOT) untuk guru-guru bahasa Arab  sekolah Muhammadiyah yang ada di Malang. “Salah satu metodenya, dengan memberikan CD dan buku khususnya untuk guru SMP dan SMA. UMM akan menjadi penyelenggara,” terang Haris.

Razzaq mengaku puas dengan kerjasama selama ini. UMM telah menunjukkan kinerja yang sangat baik sebagai mitra kerjasama. “Semoga kerjasama ini akan semakin ditingkatkan dan dapat membuka jaringan yang lain,” harap Razzaq mengenai adanya bantuan dosen yang ada di UMM.

Haris menambahkan dengan adanya kedua dosen Saudi Arabia tersebut dari sisi akademik lebih memberi warna internasional yang ada di UMM. Diharapkan akan semakin membuka peluang bagi mahasiswa untuk belajar ke Arab Saudi.

Selain itu, kata  Haris, Duta Besar Saudi Arabia yang baru sangat peduli terhadap dunia pendidikan dalam hal peningkatan kerjasama antara perguruan tinggi yang ada di Indonesia dengan di Saudi Arabia. Selama ini untuk pengakuan ijasah bahasa Arab, di Indonesia masih terdapat satu universitas yang diakui di Saudi Arabia yaitu Universitas Indonesia (UI). “Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini UMM juga akan memperoeh pengakuan itu,” katanya.

        Kerjasama UMM dengan kawasan Timur Tengah berlangsung cukup lama. Selain Al-Haramain, UMM saat ini sedang menjalin beberapa perguruan tinggi di dunia dalam masalah Islam seperti Al Qassim University dan Imam Bin Saud  University. Salah satu programmnaya adalah pertukaran mahasiswa atau pengajar. (mal/nas)

Comment:


eriana
23-04-2013
14:46:23
We hope Lecturer assistance from Saudi Arabia for University of Muhammadiyah Malang (UMM) will continue forever!

» Balas

Add New Comment:


Nama: *
E-mail: *


Website:


Komentar: *

characters left


Enter the phrase *

Berita Terpopuler

Terkomentari

    Agenda