Indonesia | English | Arabic
Sabtu, 18 Mei 2013
Anda di : UMM >> Berita >> UMM Berita >> KKN UMM Jangkau Bawean

Berita

KKN UMM Jangkau Bawean
» Rabu, 27 Juni 2012 | 12:32 WIB | Dibaca: 1281
facebook umm twitter umm delicious umm digg umm berita-umm-2915.html  berita_umm_2915.pdf  berita_umm_2915.doc umm-news-2915-id.ps


 

Sebanyak 2.700 peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) semester ganjil 2012/2013 dilepas rektor, Muhadjir Effendy, Senin (25/6). Sebagian besar peserta merupakan angkatan tahun 2009. KKN periode ini akan berlangsung 2 Juli sampai 1 Agustus 2012.

Rektor mengatakan, kegiatan KKN di UMM sudah berlangsung sejak 1987. Dari waktu ke waktu pelaksanaan KKN terus mengalami perbaikan. Sejak tahun 2003, KKN melibatkan pengurus Muhammadiyah di Cabang dan Daerah yang ditempati. Mereka dilibatkan sebagai pembina lapangan.

"Melalui interaksi dengan pengurus Muhammadiyah, saya berharap mahasiswa bisa menjadi kader Muhammadiyah serta dapat menjaga nama baik almamater," kata Muhadjir.  

Lebih lanjut, Muhadjir, berharap KKN ini bisa menjadi sarana untuk menguji sejauh mana kader UMM dapat terjun dan berkerja sama langsung dengan masyarakat. KKN merupakan ajang untuk berlatih menghadapi persoalan sehari-hari dan mempertajam kepekaan sosial.

Acara  pelepasan dihadiri oleh PR 1 Prof Dr Bambang Widagdo dan PR 3 Dr Diah Karmiyati, Wakil Direktur DPPM, serta beberapa Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Pelepasan ditandai dengan pemakaian jaket KKN sebagai simbolisasi pelepasan mahasiswa ke beberapa daerah di Jatim.

Ketua Pelaksana KKN, Ir. Amir Syarifuddin, MP, menerangkan dalam pelaksanaan KKN akan ada Satgas, serta PCM yang akan mengawasi berbagai macam program kegiatan masing-masing kelompok. Dengan demikian, mahasiswa bisa melaksanakan pengabdian dalam bentuk pemberdayaan masyarakat bekerja sama dengan Muhammadiyah setempat.

“Ada pun 6 bidang yang menjadi fokus pengembangan ketika terjun ke masyarakat adalah agama, ekonomi, sosial budaya, kewirausahaan, lingkungan dan kesehatan,” terang Amir.

KKN tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Tahun ini akan ditekankan pada program pemberantasan buta aksara, mendirikan Posdaya di Malang Raya, serta kerja sama dengan yayasan Damandiri Jakarta.

   Peserta KKN disebar ke 13 kabupaten dan kota di Jawa Timur, yang terdiri 27 kecamatan serta 93 desa. Ada juga 140 peserta yang mengikuti KKN khusus, beberapa diantaranya akan  ditempatkan di daerah Bawean serta berbagai lokasi binaan DPPM UMM lainnya.

Amir menambahkan, ada satu kelompok yang akan ditaruh di Bawean, yaitu kelompok 93. “Karena ada permintaan langsung dari PCM untuk meningkatkan sumber daya manusia di daerah itu, ya kita siapkan saja,” pungkas Amir. (uci/nas)

 


Comment:


harida aina fadhila
29-06-2012
07:59:11
maaf,sebelumny. apa di universitas ni da yg nmanya sushan pantouw di fakultas ekonomi dan bisnis?

» Balas

Add New Comment:


Nama: *
E-mail: *


Website:


Komentar: *

characters left


Enter the phrase *

Berita Terpopuler

Agenda

  Berita Utama