Indonesia | English | Arabic
Rabu, 19 Juni 2013
Anda di : UMM >> Berita >> UMM Berita >> Amanah Kelola Beasiswa FAI

Berita

Amanah Kelola Beasiswa FAI
» Rabu, 23 Mei 2012 | 08:56 WIB | Dibaca: 1904
facebook umm twitter umm delicious umm digg umm berita-umm-2840.html  berita_umm_2840.pdf  berita_umm_2840.doc umm-news-2840-id.ps

 


           

Muhammad Kholis

“Pada intinya melakukan segala sesuatunya dari hati, merupakan kunci sukses dalam menjalankan pekerjaan,” tutur Muhammad Kholis, Karyawan Berprestasi I 2012 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).  Berkerja di bagian Tata Usaha Fakultas Agama Islam (FAI), Kholis merasa berada posisi yang pas.

            Kholis yang saat itu bersaing bersama 10 rekan lainnya dalam seleksi karyawan berprestasi, awalnya tidak menyangka akan terpilih menjadi yang terbaik. Yang terpenting baginya adalah melaksanakan tugas serta tanggung jawab sesuai amanah universitas.

            Kholis bergabung dengan UMM sejak 1992. Dia memulai karirnya di bagian logistik Perlengkapan dan Kebersihan. Hampir selama kurang lebih tujuh tahun menggeluti bidangnya tersebut, Kholis merasa tertantang ketika dipindah ke dalam unit adminsitrasi FAI pada tahun 1998.

            Bapak tiga orang anak ini, sekarang dipercaya mengelola berbagai macam beasiswa Kementrian Agama (Kemenag) RI dan Pemerintahan Propinsi (Pemprop) Jatim.   Dia mengakui, tugas yang diembannya sekarang merupakan kepercayaan yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya. “Saya awalnya tidak menyangka diberi kepercayaan sebagai pengelola beasiswa ini, ini amanah penting buat saya,” tuturnya pagi itu disela-sela pekerjaannya.

            Dukungan dari keluarga pun menjadi faktor utama yang sangat penting baginya. Bahkan dia menyatakan akan terus mendedikasikan dirinya pada Muhammadiyah, sampai akhir hayatnya sekali pun. Keluarga memberikan banyak kelonggaran ketika Kholis harus membagi lebih banyak waktunya demi pekerjaannya tersebut.

            Kholis kini menjalani mendapatkan tugas belajar kuliah D3 Elektro di UMM. Dia mengaku banyak dibandtu teman-temannya dalam bekerja. Banyak bertemu orang baru, tidak membuatnya rendah diri. Menurut Kholis, kemampuan beradaptasi yang baik bisa membuat semua orang membaur satu sama lain. Inilah yang menyebabkan pria kelahiran 42 tahun silam sangat menikmati perkejaan, bahkan duka pun tidak banyak dia rasakan.

“Apa pun beratnya kesusahan harus dinikmati, sehingga nantinya hal tersebut tidak akan terasa berat,” pungkasnya. (uci/nas)

                       

            

 


Comment:


azis
26-05-2012
10:56:49
man jadda wa jada, selamat !

» Balas
Alis Solihah
24-05-2012
06:01:27
Selamat buat Ustadz Kholis yang terpilih sebagai karyawan berprestasi, saya setuju sekali penghargaan ini diberikan kepada beliau, setau saya beliau rajin sekali berada di TU FAI, beliau juga ramah dan murah senyum ketika berhadapan dengan kami para mahasiswa\\\\i. satu kata buat pak Kholis \\"SELAMAT\\"

» Balas

Add New Comment:


Nama: *
E-mail: *


Website:


Komentar: *

characters left


Enter the phrase *

Berita Terkini

Berita Terpopuler

Agenda

  Berita Utama