Indonesia | English | Arabic
Selasa, 21 Mei 2013
Anda di : UMM >> Berita >> UMM Berita >> Tips Mencari Kampus Ideal

Berita

Tips Mencari Kampus Ideal
» Kamis, 10 Mei 2012 | 12:20 WIB | Dibaca: 1792
facebook umm twitter umm delicious umm digg umm berita-umm-2822.html  berita_umm_2822.pdf  berita_umm_2822.doc umm-news-2822-id.ps

 

Prof Dr Bambang Widagdo MM. (Pembantu Rektor I UMM)

Tak lama lagi lulusan SMA, SMK dan MA akan berbondong-bondong menyerbu perguruan tinggi. Bahkan untuk pendaftaran pada jalur-jalur tertentu sudah dimulai sejak mereka belum lulus. Inilah musim untuk memilih-milih perguruan tinggi. Membedakan berdasarkan status perguruan tinggi negeri dan swasta, bagi sebagian kalangan, sudah tidak relevan lagi. Sebab, dari sisi kualitas, akreditasi dan besaran biaya, sudah sulit dibedakan.

“Kampus negeri belum tentu lebih murah dan lebih berkualitas, demikian pula kampus swasta belum tentu lebih mahal dan rendah kualitasnya,”kata Pembantu Rektor I UMM, Prof Dr Bambang Widagdo MM. Berikut adalah tips memilih perguruan tinggi versi PR I UMM.

Pertama, cermatilah akreditasi baik secara nasional maupun internasional. Saat ini standar akreditasi diyakini semakin mendekati realitas kualitas yang sebenarnya. Anda bisa mengeceknya lewat website kampus, Dikti atau datang langsung.

Kedua, lihatlah sumber daya manusia (SDM) dosen dari sisi kualifikasi, karya dan jaringannya. Bersamaan dengan itu apakah sumber daya dosen tersebut didukung oleh fasilitas kampus yang memadai, seperti perpustakaan, laboratorium dan fasilitas pembelajaran lainnya.

Ketiga, carilah kampus yang berkarakter, memiliki identitas kuat, bukan kampus yang tidak memiliki ‘jenis kelamin’. Artinya, ada kekhasan yang bisa anda identikkan dengan diri anda nanti ketika menjadi alumni. Misalnya, apakah kampus itu menonjol dalam suatu prestasi tertentu.

Keempat, perhatikan reputasi kelembagaan kampus. Apalagi untuk kampus swasta, perlu dipastikan tidak ada konflik antara yayasan dengan pengelola perguruan tinggi maupun antar pimpinan, demikian juga harus diyakinkan bahwa kampus tersebut dikenal oleh stakeholder pengguna lulusan. Artinya, jika anda kuliah di kampus itu anda harus dipandang memiliki gengsi tersendiri, penuh percaya diri. Pertimbangkan untuk tidak mudah mempercayai kampus yang menyelenggarakan kuliah jarak jauh.

Kelima, telusuri alumninya. Apakah alumni merekomendasikan untuk kuliah di kampus itu juga. Jika ya, berarti dia merupakan alumni yang puas dengan almamaternya. Juga, amatilah apakah ada sosok alumni yang suskes dan memiliki nama di mata dunia kerja, negara maupun pemimpin agama.

Keenam, meski soal sederhana, ini sangat penting, yakni faktor eksternal kampus. Galilah informasi apakah kota tempat kampus itu cukup aman dari bencana alam, misalnya. Apakah lingkungan sosialnya cukup mendukung untuk studi. Pastikan anda aman dari ancaman alam dan pergaulan sosial, setidaknya cek lah apakah kampus memiliki hubungan yang cukup baik dengan lingkungan tempat tinggal anda nanti.

“Jika itu semua sudah anda dapatkan, Insya Allah anda sudah pada pilihan yang benar,” tutup Bambang. (nas)                            

 


Comment:


Add New Comment:


Nama: *
E-mail: *


Website:


Komentar: *

characters left


Enter the phrase *

Berita Terpopuler

Agenda

  Berita Utama