Lagi, Divisi Mahasiswa Pecinta Alam (DIMPA) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) memperingati Hari Bumi.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, peringatan yang jatuh pada tanggal 22 April itu diperingati dengan kampanye menyintai bumi bertajuk Resolusi. Kampanye ini berlangsung di jembatan GKB I UMM, Senin (23/4). Tahun lalu Dimpa menggelar peringatan hari bumi dengan aksi car free day.
Sebuah tiruan globe raksasa di pasang di jembatan GKB I. Setiap mahasiswa atau dosen yang lewat diminta menuliskan harapannya pada Hari Bumi ini. Ada yang menulis “I love my earth” ada juga yang menulis “Mari berhenti merokok”, tetapi juga ada yang menuangkan kekesalannya “Bumiki semakin panas”.
“Kegiatan ini bertujuan untuk mengumpulkan keinginan dan harapan mahasiswa mengenai kelangsungan hidup bumi kita tercinta ini,” kata coordinator acara Ani Marinka.
Acara dibuka kepala Biro Kemahasiswaan, Atok Miftahulhuda. Dia mengapresiasi penuh acara ini, karena Indonesia terkenal dengan sebutan “Tanah Surga”. “Untuk itu kita sebagai generasi penerus harus dapat menjaga kelestraian bumi untuk anak cucu kita kelak,” ujar Athok.
Lebih lanjut, Atok juga menyampaikan kalau jangan hanya ngomong saja tanpa adanya aksi yang dapat memberikan perubahan. “Bawalah visi dan misi jangan hanya di lingkungan civitas akdemika tetapi juga untuk orang banyak. ‘Save the Earth,“ ungkapnya.
Ani mengaku senang dapat menggelar acara ini dan disambut antusias mahasiswa. Dia berharap nantinya dapat mengguygah hati mahasiswa untuk lebih mencintai bumi.
“Ini merupakan ide yang sederhana, kami hanya memfasilitasi melalui kegiatan ini, karena kita para mahasiswa merupakan agen perubahan yang nantinya dapat kita sosialisasikan lagi kepada masyarakat untuk selalu sadar dalam menjaga kelestarian bumi.” Semua tulisan yang terkumpul akan dipamerkan di jembatan GKB I hingga tanggal 25 April. (nov/nas)