Indonesia | English | Arabic
Minggu, 20 April 2014
Anda di : UMM >> Berita >> UMM Berita >> Film Jerman dan Australia Pun Masuk Mafi Fest 2012

Berita

Film Jerman dan Australia Pun Masuk Mafi Fest 2012
» Sabtu, 07 April 2012 | 13:00 WIB | Dibaca: 2355
facebook umm twitter umm delicious umm digg umm berita-umm-2765.html  berita_umm_2765.pdf  berita_umm_2765.doc umm-news-2765-id.ps
The Director of Tourism and Creative Economics Ministry Drs. Syamsul Lussa M.A Opened MAFI Fest 2012

             

Kelompok Studi Sinematografi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Kine Klub, kembali menyelenggarakan festival film. Kali ini merupakan tahun yang ke-8 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) ini menyelenggarakan acara yang sama. Namun, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya dengan nama Malang Film Video Festival (MAFVIE Fest), kali ini bertransformasi menjadi Malang Film Festival 2012 atau disingkat MAFI Fest ’12.

“Transformasi ini bertujuan untuk berkonsentrasi pada film pendek fiksi dan film pendek dokumenter,” tegas direktur MAFI Fest ‘12.  

Pembukaan MAFI Fest ’12, Kamis (5/4) dilakukan oleh Direktur Perfilman Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Drs. Syamsul Lussa MA. Dalam sambutannya, Syamsul meyampaikan apresiasinya pada kegiatan ini.

“Kegiatan ini baik sekali untuk menyalurkan nilai-nilai. Lewat film-film inilah kita mengenalkan budaya kita. Jangan orang luar saja yang masuk lewat film,” kata Syamsul yang didampingi PR III Joko Widodo dan Kepala Biro Kemahasiswaan UMM, Atok Miftahulhuda.

Festival berlangung selama tiga hari hingga 7 April. Panitia mengundang juri untuk film-film yang masuk nominasi. Mereka adalah sineas-sineas yang telah dikenal dalam kancah film indie, antara lain Daniel Rudi Haryanto, Ismail Basbeth, Suryo Adhi Wiyogo, Rendra Yuswono, Slamet Thohari, dan Hatib Abdul Khadir.

Ketua Kine Klub UMM, Hadi Saputra, menerangkan penyelenggaraan MAFI Fest ’12 ini dimaksudkan sebagai salah satu wadah atau media apresiasi yang baik bagi karya-karya para komunitas film atau film maker di Indonesia, khususnya di Kota Malang.

“Karya film dikumpulkan sejak dibuka mulai tanggal 23 Februari hingga 23 Maret 2012. Kami menyeleksi 100 film, baik itu film ketegori Fiksi Pelajar, Dokumenter Pelajar, Fiksi Umum, dan Dokumenter Umum. Film-Film yang yang diterima tidak hanya berasal dari kota Malang, tetapi juga berasal dari luar pulau Jawa bahkan dari Jerman dan Australia,” terang Hadi.

Lebih lanjut, film-film yang telah diterima panitia, kemudian dikurasi oleh para kurator, yakni Arfan Adhi Perdana, Novi Andriyanti, beserta Ibnu Angga. Proses kurasi memakan waktu selama tiga hari pada tanggal 28-30 Maret 2012 di Movie Scope. Para curator berhasil terpilih 15 film yang lolos untuk penjurian. 

Film-film yang lolos tersebut antara lain, Mencari Garuda (Fiksi Pelajar), Yang Diatas Adalah Loteng (Fiksi Pelajar), The Last Wish (Fiksi Pelajar), Asam Manis Persahabatan (Fiksi Pelajar), Potehi (Dokumenter Pelajar), Watu Panguripan (Dokumenter Pelajar), Fingerboard Minor ke Mayor (Dokumenter Pelajar), Gamelan Noise (Fiksi Umum), Pesan dari Cinta (Fiksi Umum), Ciluckba (Fiksi Umum), Long Imagine (Fiksi Umum), Teru Teru Bozu (Fiksi Umum), Guelku Sayang Guelku Malang (Dokumenter Umum), Menunggu Waktu (Dokumenter Umum), dan Memayu Hayuni Bawana (Dokumenter Umum).

Malam ini, film-Film yang lolos penjurian akan diumumkan di Malam Penganugerahan (Awarding Night) di ruang teater UMM Dome. (nov/nas)

 


Comment:


toni
08-04-2012
01:14:39
success!

» Balas

Add New Comment:


Nama: *
E-mail: *


Website:


Komentar: *

characters left


Enter the phrase *

Berita Terpopuler

Terkomentari

    Agenda