 |
|
Rektor UMM Dr. Muhadjir Effendy, MAP menerima secara langsung kunjungan rombongan dari Universitas Darul ‘Ulum (Undar).
|
Diskusi antara pimpinan Universitas Darul ‘Ulum (Undar) Jombang ke Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Rabu (01/12), berlangsung hangat. Hal ini karena rektor UMM, Dr. Muhadjir Effendy, MAP, mengungkapkan kedekatannya dengan pendiri Undar, almarhum KH. Musta’in Romli semasa hidupnya.
Muhadjir mengatakan, Kyai Ta’in, panggilan Musta’in Romli, sering mengajaknya jalan-jalan ketika berkunjung ke Malang. Di saat itulah diskusi diantara kedua sering terjadi. “Kesan saya, Kyai Ta’in itu sangat menekankan kerukunan, kekompakan dan keterbukaan, open minded,” kata Muhadjir. Itulah sebabnya dia berpesan agar Undar juga dijaga kekompakan dan keterbukaannya.
Ditambahkannya, melalui kedekatannya dengan Kyai Ta’in itu, rektor meyakini antara UMM dan Undar sebenarnya memiliki kedekatan secara historis. “Dulu kampus swasta identik dengan Undar Jombang, sehingga banyak kampus lain yang ingin menjadi seperti dia,” kata Muhadjir.
Sebaliknya, Undar saat ini justru mengagumi UMM karena berhasil menjadi universitas Islam swasta yang maju. Sementara Undar sendiri merasa sedang dalam penyembuhan dari ‘sakit’. Setidaknya itu yang diakui oleh rektor Undar, dr. Mu’rotus Sa’diyah, M. Kes.
Muhadjir berharap kunjungan Undar ke UMM tak berhenti pada studi banding. Pihaknya menawarkan kerjasama lebih lanjut, semisal pemagangan atau pelatihan meraih hibah kompetisi. Ke depan, diharapkan Undar bisa kembali meraih kejayaannya. “Sebagai sesama universitas Islam, UMM juga punya kepentingan pada kemajuan Undar,” kata rektor.
Rombongan Undar yang dipimpin rektor, membawa serta antara lain PR 2 Ir. Evi Indriati, M.Si, PR 3 Ir. Agus Roehari, MT dan PR 4 Prof. Dr. Tajur Rizal, MPd. Sedangkan dari UMM, selain rektor, hadir pula PR 2, Drs. Mursidi, MM, PR 3, Drs. Joko Widodo, MSi, perwakilan dari BPSDM, BKMA, DPPM dan beberapa dekan. (nas)