Indonesia | English | Arabic
Senin, 24 November 2014
Anda di : UMM >> Berita >> UMM Berita >> Uji Kompetensi Tenaga Kesehatan di UMM Dome

Berita

Uji Kompetensi Tenaga Kesehatan di UMM Dome
» Jum'at, 26 November 2010 | 13:49 WIB | Dibaca: 4434
facebook umm twitter umm delicious umm digg umm berita-umm-1708.html  berita_umm_1708.pdf  berita_umm_1708.doc umm-news-1708-id.ps
Peserta mengikuti   uji kompetensi Tenaga Kesehatan di UMM Dome

Uji Kompetensi Tenaga Kesehatan kembali dilaksanakan serentak di seluruh wilayah Jawa Timur. Uji kompetensi angkatan IV ini terbagi kedalam beberapa rayon. Untuk rayon Malang dilaksanakan di UMM Dome, Kamis (25/11). Ujian diselenggarakan atas kerjasama Majelis Tenaga Kesehatan Propinsi (MTKP) Jawa Timur dengan organisai profesi kesehatan yang ada di Malang. Antara lain, Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Persatuan Ahli Farmasi (PAFI), Persatuan Ahli Gizi (Persagi) dan Ikatan Fisioterapis Indonesia (AFI).

 

Koordinator PPNI Komisariat UMM, Rohmah Susanto, S.Kep menerangkan bahwa total peserta yang mengikuti uji kompetensi mencapai 1.767 peserta yang terdiri dari 991 Keperawatan, 529 Kebidanan, 215 Farmasi, 101 Ahli Gizi dan 11 Fisioterapi. Semua peserta merupakan lulusan dari Lembaga Pendidikan di Malang Raya dan sekitarnya, baik yang lulusan Diploma 3 maupun Sarjana Strata I. “Ini merupakan kepercayaan yang diberikan kepada UMM sebagai penyelenggara, dan ini diharapkan bisa jadi nilai jual tersendiri bagi UMM,” kata Rohmah.

 

Uji Kompetensi Tenaga Kesehatan merupakan program tahunan yang diadakan berdasar pada undang-undang yang mengatur tentang tenaga kesehatan yang banyak yang dihasilkan oleh berbagai institusi pendidikan  dan organisasi proesi. Untuk itu perlu ada kesamaan sehingga dalam melayani kesehatan masyarakat akan sama rata. Hasil dari ujian ini adalah sertifikasi kelayakan seorang tenaga kesehatan sesuai dengan bidang kesehatan yang ditekuninya.

 

Uji Kompetensi dibagi kedalam dua bagian. Bagian pertama khusus untuk peserta ujian keperawatan yang berjumlah 991 orang dilaksanakan pada pukul 08.30-10.30 WIB dan bagian kedua untuk non-keperawatan yang dilaksanakan pukul 11.00-13.00 WIB. Hal tersebut dilakukan untuk menciptakan suasana yang kondusif bagi peserta ujian, sehingga ujian bisa berlangsung dengan nyaman dan lancar.

 

Tahun ini merupakan tahun ke-empat UMM dipercaya untuk memfasilitasi pelaksanaan ujian untuk rayon Malang. “Kalau di Malang tidak ada tempat yang representatif seperti ini, maka akan dilaksanakan di Surabaya dan hal tersebut berarti akan menambah beban biaya bagi para peserta ujian,” ujar  A.A. Gede Anom Aswin selaku utusan dari MTKP Jawa Timur. (trs/nas)


Comment:


Add New Comment:


Nama: *
E-mail: *


Website:


Komentar: *

characters left


Enter the phrase *

Terkomentari