Indonesia | English | Arabic
Kamis, 20 Juni 2013
Anda di : UMM >> Berita >> Seni dan Budaya >> Sastra >> Taufiq Ismail Menangis Ingat Nasib Anak Palestina

Seni dan Budaya



Taufiq Ismail Menangis Ingat Nasib Anak Palestina

» Senin, 09 April 2012 | 10:07 WIB | Dibaca: 16386

facebook umm twitter umm delicious umm digg umm berita-ilmiah-603.html  berita-ilmiah_603.pdf  berita-ilmiah_603.doc umm-news-603-id.ps
Taufik Ismail (TEMPO/TOmmy Satria)

TEMPO.CO , Depok: Penyair kawakan Taufiq Ismail menangis saat mengingat nasib anak-anak di Gaza, Palestina. Taufiq bakal ikut dalam rombongan relawan ke Palestina pada 14 April 2012.

Saat pelepasan keberangkatan rombongan di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Minggu, 8 April 2012, Taufik menangis saat menyebut nasib anak-anak di Gaza. “Saya harap anak-anak di Gaza mendengarkannya,” kata Taufik sambil terisak.

Di Palestina, penyair berusia 76 tahun ini rencananya membacakan puisinya berjudul “Palestina Bagaimana Bisa Aku Melupakanmu” yang dibuat pada 1989. Menurut Taufiq, puisi itu bertema anak Gaza yang menghadapi agresi Israel pada 1988/1989. Saat, itu Israel menyiksa anak dan wanita-wanita Palestina di Gaza.

Puisi itu akan dibacakan pada 14 April 2012 dengan menggunakan dua bahasa: Arab dan Indonesia. Taufiq akan berangkat ke Gaza bersama 14 relawan Indonesia di bawah lembaga Asia Pacific Community (Aspac) for Palestine pada Selasa, 10 April 2012.

Inilah 14 orang yang akan berangkat sebagai relawan bersama Taufiq Ismail:  Soeripto (Ketua KNRP), Suryama Majana Sastra, Heri Efendi, Ali Amril,  Muqaddam Cholil, Bachtiar Nasir, Maryam Rachmayani, Arafi Mugni, Eko Anugrah, Nurjanah Hulwani, Esiyati Ismail Yatim, Amri Gunawan, Akhmad Sadeli Karim, dan Wirianingsih.

Ketua Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP), Soeripto, mengatakan mereka akan tergabung dalam lebih dari 3.000  tokoh NGO dan lembaga kemanusiaan dari 25 negara di Kairo, Mesir.  “Kami akan masuk lewat jalur darat via perbatasan Rafah,” katanya.

Di Gaza mereka akan menyampaikan solidaritas rakyat Indonesia terhadap Palestina, khususnya, di kota Al-Quds dan sekitar Masjid Al-Aqsha.



Sumber : http://www.tempo.co

Comment:


Oni Triyanto
24-05-2012
11:53:08
Pak Taufiq Ismail apakah anda tidak menangis sedikitpun kepada nasib anak negeri sendiri. Di sini banyak anak menjadi korban koruptor, seharusnya mereka bisa mendapatkan hidup yang layak.Uang negara habis dimakan koruptor yang seharusnya bisa menjadi hak anak-anak negeri.

» Balas

Tambahkan Komentar:


Nama: *
E-mail: *


Website:


Komentar: *

characters left


Enter the phrase *

Berita Terpopuler

Agenda

  Berita Utama