'Pameran Seni Rupa Kota Seribu Sungai' Diikuti Seniman Dunia

Author : Administrator | Senin, 20 Maret 2017 00:00 WIB | - Seni Rupa

Seni dan Budaya

ilustrasi pameran lukisan (foto/antara/didik suhartono)

Arah -   Sebanyak 30 pelukis memamerkan hasil karyanya di rumah Anno 1925 atau rumah bersejarah yang terletak di lokasi siring sungai Martapura, Banjarmasin dari 17-23 Maret 2017.

Pameran yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banjarmasin tersebut bertajuk "Pameran Seni Rupa Kota Seribu Sungai" diresmikan Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina, Jumat.

Pameran seni rupa sekitar 43 lukisan di Rumah Anno yang menjadi markas Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Banjarmasin cukup banyak menyedot perhatian pengunjung.

Sebab, pameran seni rupa yang juga memeriahkan gelar Banjarmasin Sasirangan Festival 2017 terpusat di objek wisata andalan Banjarmasin.

"Pameran ini kita gelar selain untuk pembinaan bagi seniman kesenian lukis, juga sebagai sarana pariwisata," ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banjarmasin Ikhsan Alhak.

Menurut dia, para seniman lukis yang ikut berpartisipasi dalam pameran ini tidak hanya seniman Kalsel, tapi jug ada dari luar Kalsel.

"Bahkan seniman yang memajang karyanya ini ada yang sudah berkelas nasional hingga internasional," sebutnya.

Diantara 30 puluh pelukis yang berpartisipasi itu ada nama Sulistyono dengan karya lukisnya yang bertema "Dialectic of universe", seniman ini sudah melanglang buana karyanya hingga internasional.

Selain itu ada pelukis senior Kalsel H rizal noor dengan karya lukisannya bertema "Bunga-bunga", Daniel sukamto "Kebudayaan sepanjang masa", Akmad noor "Pagi ke sekolah" dan Setyo Budiawan"Setandan pisang mahuli".

Menurut Ikhsan, karya lukis yang dipamerkan ini sekalian dikomersilkan, sebab bagi peminat bisa menghubungi langsung pelukisnya.

"Kita dukung para seniman ini tempat, agar karya mereka bisa tampil dipasarkan," ujarnya.

Dia pun berharap, seni lukis di daerah ini terus eksis, karena perkembangan regenerasinya cukup baik juga, tapi sayangnya pemasaran hasil karyanya masih kurang baik, ini yang dicoba diupayakan agar lebih baik.

"Yang terpenting memang pemasarannya, ini yang terus kita upayakan mencarikan solusinya, sebab banyak karya pelukis daerah kita yang layak dan patut mendapat penghargaan," paparnya.

Sumber: https://www.arah.com/article/26064/pameran-seni-rupa-kota-seribu-sungai-diikuti-seniman-dunia.html
Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image