Taufiq Ismail Menangis Ingat Nasib Anak Palestina

Author : Administrator | Senin, 09 April 2012 10:07 WIB | Tempo Online - Sastra
Taufik Ismail (TEMPO/TOmmy Satria)

TEMPO.CO , Depok: Penyair kawakan Taufiq Ismail menangis saat mengingat nasib anak-anak di Gaza, Palestina. Taufiq bakal ikut dalam rombongan relawan ke Palestina pada 14 April 2012.

Saat pelepasan keberangkatan rombongan di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Minggu, 8 April 2012, Taufik menangis saat menyebut nasib anak-anak di Gaza. “Saya harap anak-anak di Gaza mendengarkannya,” kata Taufik sambil terisak.

Di Palestina, penyair berusia 76 tahun ini rencananya membacakan puisinya berjudul “Palestina Bagaimana Bisa Aku Melupakanmu” yang dibuat pada 1989. Menurut Taufiq, puisi itu bertema anak Gaza yang menghadapi agresi Israel pada 1988/1989. Saat, itu Israel menyiksa anak dan wanita-wanita Palestina di Gaza.

Puisi itu akan dibacakan pada 14 April 2012 dengan menggunakan dua bahasa: Arab dan Indonesia. Taufiq akan berangkat ke Gaza bersama 14 relawan Indonesia di bawah lembaga Asia Pacific Community (Aspac) for Palestine pada Selasa, 10 April 2012.

Inilah 14 orang yang akan berangkat sebagai relawan bersama Taufiq Ismail:  Soeripto (Ketua KNRP), Suryama Majana Sastra, Heri Efendi, Ali Amril,  Muqaddam Cholil, Bachtiar Nasir, Maryam Rachmayani, Arafi Mugni, Eko Anugrah, Nurjanah Hulwani, Esiyati Ismail Yatim, Amri Gunawan, Akhmad Sadeli Karim, dan Wirianingsih.

Ketua Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP), Soeripto, mengatakan mereka akan tergabung dalam lebih dari 3.000  tokoh NGO dan lembaga kemanusiaan dari 25 negara di Kairo, Mesir.  “Kami akan masuk lewat jalur darat via perbatasan Rafah,” katanya.

Di Gaza mereka akan menyampaikan solidaritas rakyat Indonesia terhadap Palestina, khususnya, di kota Al-Quds dan sekitar Masjid Al-Aqsha.

Sumber: http://www.tempo.co
Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image


Shared:
1