 |
|
Djohar Arifin (ANTARA/Puspa Perwitasari) |
VIVAbola - PSSI (Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia) memastikan hanya akan mengundang klub-klub yang tampil di kancah Indonesia Primer League (IPL) ke kongres tahunan pada 18 Maret 2012 mendatang. Kepastian itu disampaikan ketua umum PSSI, Djohar Arifin Husin, usai menggelar rapat Exco di Hotel Crowne, Jakarta, Jumat, 17 Februari.
Djohar mengklaim bahwa PSSI telah bertindak sesuai statuta dengan mengundang klub-klub IPL tersebut. Selain 12 klub itu, PSSI juga mengundang 33 perwakilan Pengprov dan klub-klub Divisi Utama, I, II dan III.
"Ya, tentu sesuai perintah statuta adalah Pengprov berjumlah 33. Kemudian berdasarkan prestasi yaitu kompetisi yang sedang berjalan (IPL) 12 klub, Divisi Utama 16 klub, Divisi I 14 klub, Divisi II 12 klub dan Divisi III 10 klub," ungkap Djohar.
Untuk undangan kepada peserta PSSI akan mulai mengirimkannya pada hari ini Sabtu, 18 Februari. Untuk tempat Kongres sendiri, PSSI telah menentapkan Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
Sedangkan mengenai tuntutan agar peserta Kongres tahunan nanti haruslah anggota ikut dalam Kongres Luar Biasa di Solo pada Juni 2011, lalu, Djohar menepisnya dengan mengemukakan beberapa alasan. Bahkan, menurutnya jika mengikuti tuntutan itu, maka PSSI akan dianggap melanggar statuta dan nantinya bakal menyulut protes dari klub-klub IPL yang kini dianggap sebagai pemegang suara sah.
"Itukan berapa bulan yang lalu, kalau kongresnya baru beberapa pekan mungkin bisa dipakai. Kompetisi sekarang sudah berjalan. Jadi kita melanggar statuta kalau berpegang pada itu," ujar mantan staf ahli Menteri Pemuda dan Olahraga tersebut.
"Jika melaksanakannya, klub-klub yang punya hak (IPL) juga akan protes. Mereka akan komplain, lapor ke AFC ke FIFA dan itu saja kerja kita nanti," katanya lagi.
Perihal peserta kongres sendiri sebenarnya sudah diatur dalam statuta PSSI Pasal 23. Pada Poin (1) a, tertulis bahwa peserta kongres adalah 18 klub Liga Super dengan hak satu suara bagi tiap-tiap peserta tersebut. (ren)
Sumber : www.bola.vivanews.com