Gandeng UMY, RS PKU Muhammadiyah Jogja Kembangkan RS Spesialis Emergency

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Senin, 19 Maret 2012 17:46 WIB

 

Yogyakarta-  Akhir tahun ini Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta yang berkerjasama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), berencana mengembangkan Rumah Sakit yang mempunyai spesialisasi emergency, dengan total investasi mencapai 40 Miliar.

Demikian disampaikan Direktur Utama RS PKU Muhammadiyah Jogja Ahmad Hidayat, di sela-sela acara Media Gathering dan konferensi pers yang bertempat di Royal Garden Resto, Yogyakarta, Jum’at (16/03/2012). Menurut Ahmad Hidayat, pihak RS PKU Jogja saat ini tengah dalam proses merekrut dokter dengan spesialisasi emergency, hal tersebut sebagai upaya dalam kesungguhan rumah sakit untuk mengembangkan spesialisasinya. “Rumah Sakit dengan spesialisasi Jantung sudah banyak, sehingga kita mencoba sisi lain dengan mengembangkan spesialisasi emergency. Seandainya kita juga mengembangkan spesialis jantung, maka akan seperti rebutan lahan,” ungkapnya. Keinginan untuk mengambil spesialis emergency ini menurut Ahmad Hidayat adalah dari pengalaman sebagian masyarakat yang merasa diabaikan ketika masuk ruang gawat darurat, sehingga dari hal tersebut RS PKU Muhammadiyah Jogja ingin memberikan pelayanan spesialis emergency yang mengutamakan efisiensi waktu dan profesionalitas yang tinnggi.

Lebih lanjut menurut Ahmad Hidayat, sehubungan dengan kerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, dalam perkembangannya nanti RS PKU Muhammadiyah Jogja akan menuju Rumah Sakit Pendidikan yang mempunyai daya dukung dari fakultas kedokteran UMY. “Rencananya nanti, UMY akan menyekolahkan dokter-dokternya untuk mengambil spesialisasi emergency, bedah, orthopedic dan spesialis yang lain dengan harapan tenaga dari UMY dapat maksimal dalam mendukung RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta,” jelasnya. Target rumah sakit Emergency menurut Ahmad Hidayat, akan bisa dilaksanakan pada akhir tahun 2012, karena pada bulan tersebut akan tersedia bangsal khusus trauma, dengan 250 tempat tidur. 

Shared:
Shared:
1