Empat Dasar Pendekatan Dakwah Muhammadiyah

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Rabu, 28 Desember 2016 13:27 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, MAKASSAR - Wakil Ketua Majelis Pendidikan Kader (MPK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Asep Purnama Bahtiar  mengatakan bahwa terdapat empat dasar pendekatan dakwah yang saat ini tengah dikembangkan Muhammadiyah. Diantaranya yaitu kedalaman ilmu dan spiritul, keluasan, keluwesan atau fleksibilitas, serta kelokalan atau mengaitkan materi dakwah dengan kondisi lokal.

“Keempat hal ini kalau digabung, maka ia disebut kurikulum holistik untuk pengembangan dakwah di Muhammadiyah,” terang Asep, Selasa (27/12) dalam pembukaan Darul Arqam dan Pelatihan Instruktur Wilayah (Dapiwil) Muhammadiyah Sulawesi Selatan, di Kampus Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar.

Lebih dari 60 kader Muhammadiyah se-Sulawesi Selatan mengikuti kegiatan tersebut. “Para peserta adalah utusan Pimpinan Daerah Muhammadiyah se-Sulawesi Selatan, ditambah dengan pengurus Majelis Pendidikan Kader (MPK) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan yang belum mengikuti pelatihan instruktur,” jelas Ketua Panitia Dapiwil Muhammadiyah Sulsel, Amir MR.

Selama pelatihan, para peserta akan mendapatkan materi dari tiga profesor, sembilan doktor, dan beberapa kiyai tentang ketauhidan, kemuhammadiyahan, tuntunan ibadah sesuai tarjih, akhlak, masalah Hak Asasi Manusia (HAM), profil kader dan perjuangan tokoh Muhammadiyah, dakwah kultural, pengembangan jaringan oganisasi, serta beberapa materi lainnya.

“Selain pemberian materi, para peserta juga akan mengikuti workshop dan presentase, simulasi penyajian materi, serta membuat rancangan kegiatan tindak lanjut,” ujar Amir.

Amir juga menjelaskan, bahwa Dapiwil ini bertujuan untuk menyiapkan kader pelanjut estafet kepemimpinan di Muhammadiyah, sekaligus melakukan pembinaan di daerah-daerah, serta kader dan pembina yang memiliki integritas dan militan terhadap pergerakan Muhammadiyah. (adam)

Kontributor : Kasri

.

Shared:
Shared:
1