BNPB Apresiasi Percepatan Pemulihan RS PKU Muhammadiyah Bima

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Rabu, 28 Desember 2016 11:48 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, BIMA -- Setelah melalui usaha keras pembersihan dan pemulihan fungsi rumah sakit PKU Muhammadiyah Bima akibat banjir bandang pekan lalu, pagi ini Rabu (28/12) jam 08.10 WITA  RS PKU Muhammadiyah  Bima dibuka kembali.

Pembukaan rumah sakit ini diresmikan oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Willem Rampangilei, turut menghadiri dalam acara tersebut Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawangsa, anggota DPR RI komisi 8, Muhammad Lutfi,  serta jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah NTB dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Bima.

Dokter Muhammad Ali , direktur RS PKU Muhammadiyah Bima mengungkapkan bahwa banjir yang terjadi pada tanggal 21 dan 23 Desember 2016, mengakibatkan  95% rumah sakit rusak berat. "Semua obat rusak, alat kesehatan rusak, 3 ambulan tidak berfungsi, lumpur di mana mana setinggi lutut kaki, dengan total kerugian sekitar 7 milyar rupiah," paparnya.

Namun, dokter Muhammad mengatakan, dikarenekan tuntutan kebutuhan masyarakat sekitar untuk berobat, maka rumah sakit berupaya keras membersihkan ruangan demi ruangan dengan bantuan relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) NTB dan relawan MDMC lainnya agar rumah sakit dapat segera beroperasi kembali.

"Saat ini ruang IGD sudah siap melayani pengobatan dan bangsal rawat inap yang sudah siap 21 bed dari 70 bed yang dulu beroperasi; 3 dokter dan 51 perawat juga siap melayani," jelas Muhammad Ali.

"Percepatan pemulihan fungsi rumah sakit ini, juga atas dukungan kuat dari tim asistensi tanggap darurat MDMC pusat dan Lazismu Pimpinan Pusat Muhammadiyah, yaitu berupa pendampingan manajemen operasional rumah sakit, tim medis beserta obat dan peralatan dari tim medis Muhammadiyah Jawa Timur , RS PKU Muahmmadiyah Bantul, RS PKU Muhammadiyah Yogyakartadan RS PKU Muhammadiyah Gamping," tambahnya.

Willem Rampangilei, Kepala BNPB  menyampaikan terima kasih kepada MDMC dan keluaga besar Muhammadiyah atas komitmen yang kuat terhadap upaya penanggulangan bencana di indonesia. "Di mana ada bencana MDMC selalu datang lebih dulu daripada saya, saya salut dengan anak-anak muda MDMC," ujarnya.

Willem menilai bahwa pemulihan fungsi rumah sakit PKU Bima dalam waktu singkat ini adalah hasil kerja keras yang luar biasa mengingat tingkat kerusakan yang cukup parah. "Rumah sakit adalah ujung tombak pelayanan terhadap masyarakat di bidang kesehatan, di sini (kota Bima) satu-satunya rumah sakit hanya RS PKU Muhammadiyah Bima yang ada, karena RSUD berada di kabupaten," imbuhnya. 

Khofifah Indar Parawangsa, Menteri Sosial dan Muhammad Lutfi,anggota DPR RI komisi 8 menyampaikan terima kasih dan perhargaan yang setinggi tingginya kepada Muhammadiyah atas komitmen kemanusiaan yang dilakukan dalam merespon bencana tidak hanya di Bima, juga di berbagai tempat di Indonesia. (mona/raipan)

 

Reporter : Media MDMC

Berita Nasional

 

Informasi dan rencana bantuan posko MDMC Bima menghubungi  Imran Laukosy (085237228414)

Shared:
Shared:
1