`Aisyiyah Wonosobo Gelar Pelatihan Pencegahan TB

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Sabtu, 24 Desember 2016 01:33 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, WONOSOBO --  Tim TB-HIV care Sub-Sub Recipient (SSR) ‘Aisyiyah Wonosobo mengadakanpelatihan kader TB (Tuberkulosis) tahap II padatanggal 13 hingga 23 Desember 2016 di Resto Ongklok, Wonosobo.Tujuan utama dari pelatihan TB tersebut yaitu memberikan pembekalan kepada kader dalam penanggulangan TB sehingga harapannya Wonosobo bisa menuju kabupaten bebas Tuberkulosis.

Disampaikan Ketua Bidang Monitoring dan Evaluasi (MONEV) Tabah S. Pambudi, pelatihan TB yang diadakan oleh ‘Aisyiyah Wonosobo dimaksudkan untuk menjaring orang-orang yang terduga TB agar bisa mendapatkan penanganan dini.

 “Dengan spirit Al-Maidah ’32dalam pemeliharaan kehidupan masyarakat, pengedukasian TBdimasyarakat diharapkan dapat dikendalikan dan diminimalisir. Dalam edukasi kemasyarakatannanti, para kader juga diharapakan mampu merubah stigma masyarakat bahwa TB ini bukan penyakit turunan atau guna-guna dan bisa diobati,” kata Tabah.

Tabah juga menjelaskan, pelatihan kader TB diikuti oleh berbagai unsur masyarakat diantaranya, aktifis Ormas (Organisasi masyarakat), kader posyandu, Pembina Kesejahteraan Keluarga (PKK)dan berbagai macam latar belakang pekerjaan. Dalam waktu pelatihan yang cukup lama, para peserta diharapkan sudah cukup paham dan mampu menjadi kader TB yang berkualitas dimasyarakat.

Sementara itu, Koordinator program SSR ‘Aisyiyah Wonosobo Khoirul Basyarie menambahkan, bahwa program TB-HIV care ‘Aisyiyah bekerjasama dengan Fasyankes (fasilitas pelayanan kesehatan) baik milik pemerintah maupun swasta untuk dapat memberikan pelayanan pengobatan dengan gratis.

Meski dalam penamaan tim TB-HIV Care akan tetapi program ini lebih fokus kepada penanganan TB.“Untuk TB pembagian tugasnya nanti kami dari SSR ‘Aisyiyah melakukan edukasi dan pendampingan di masyarakat, dan fasyankes tugasnya fokus kepada pelayanan pengobatan,” tutur Khoirul.

Sedangkan Dinas Kesehatan Wonosobo,Misinem mengingatkan, kepada calon kader agar tidak henti memberikan edukasi kepada masyarakat untuk turut serta mencegah kuman TB agartidak meluas. Hal yang bisa dilakukan diantaranya memberikan imunisasi BCG kepada bayi usia 0-1 bulan, menyarankan membuat fentilasi disetiap ruangan agar sirkulasi udara terjaga dan pengobatan sampai sembuh kepada penderita TB.(syifa)

 

Sumber : SSR TB-HIV Wonosobo  

Shared:
Shared:
1