Muhammadiyah Luwu Utara Padukan Tabligh Akbar dan Pelatihan Pertanian

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Senin, 12 Maret 2012 18:53 WIB

Luwu Utara- Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Luwu utara Sulawesi Selatan adakan Tablik Akbar  dengan narasumber Drs.HM.Husni Yunus,M.Pd ( Sekertaris Pendidikan Ulama Tarjih Unismuh Makassar ) bertempat di Pesantren Muhammadiyah Balebo Masamba dan pelatihan pertanian terpadu, dengan narasumber  Ir.Nasrullah Rahim dan Drs.H.Jirman Yunus, demikian ungkap Ketua Muhammadiyah Luwu Utara, Drs.H.Burhan Kadir, yang di hadiri 300 pengurus dan simpatisan Muhammadiyah serta santri Pesantren,Senin (12/03/2012).

Husni Yunus, dalam acara Tabligh,mengatakan bahwa Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah amar ma'ruf hendaknya lebih konsen melakasanakan dakwah dengan pendekatan dakwah kultural serta dakwa dengan model pemberdayaan masyarakat secara langsung menyentuh ekonomi rakyat, terutama pada petani yang selama ini termarginalkan, sehingga tingkat perekonomian nya sangat sulit. menurut Husni, selama ini para mubaligh masih mengalami kesulitan dalam melaksanakan tugas dakwah, karena para Mubaligh hanya mampu memberikan nasehat untuk melaksanakan ibadah yang bersifat ritual, sementara para petani mengalami kegagalan dalam bidang pangan, karena ketidak mampuan mengelolah pertaniannya, sehingga terapksa hidupnya tidak menentu dan anak-anaknya harus behenti sekolah karena tidak lagi memilki biaya. "Untuk itu para mubaligh hendaknya memberikan pendidikan dakwah dengan pendekatan ekonomi dengan melalui pencerdasan pada bidang pertanian sehingga para petani misikin mampu untuk bangkit dengan pengetahuan tersebut sehingga dapat memberikan perubahan secara maksimal," tegasnya.


Sementara itu Ketua Muhammadiyah Luwu Utara, Drs.H.Burhan Kadir, mengatakan dengan melalui program ini, tabligh Akbar yang di rangkaikan dengan pelatihan pertanian terpadu dengan bekerjasama dengan MPM Muhammadiyah Sulsel, akan menjadi andalan dalam memberikan perubahan pada warga Muhammadiyah dan simpatisan menuju meningkatkan taraf hidup masyarakat. Menurutnya, dengan pendekatan dakwah melalui program pertanian teradu yang meliputi pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan, pengurus Muhammadiyah tidak lagi kesulitan pada bidang perekonomian karena bidang tersebut terbukti dapat berjalan dengan baik.  

Shared:
Shared:
1