Hari Ber-Muhammadiyah Jatinegara Gerakkan Pemberdayaan Ekonomi Hasil Pertanian dan Perkebunan

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Kamis, 22 Desember 2016 07:00 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, TEGAL– Pengajian pada hari bermuhammadiyah tidak hanya dapat dijadikan sarana untuk bersilaturahim akan tetapi juga digunakan untuk meningkatkan kegiatan perekonomian warga. Hal inilah yang dilakukan oleh  Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) kabupaten Tegal di Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) (22/12).

Kegiatan pengajian hari bermuhammadiyah ini juga dimanfaatkan oleh Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Jatinegara untuk menjual berbagai macam produk pertanian.

Farid Suryanto, salah satu warga Muhammadiyah yang datang ke kegiatan tersebut mengungkapkan sebaiknya seluruh potensi ekonomi warga Muhammadiyah dapat dikelola dengan baik.

“Warga Muhammadiyah yang butuh sayur membeli dari warga lain yang menanam, yang jual pupuk dibeli oleh warga yang butuh pupuk, yang butuh beras dipenuhi oleh warga Muhammadiyah yang menanam padi, yang jualan toko kelontong memasok kebutuhan rumah tangga warga Muhammadiyah,” jelas Farid.

“Saatnya hasil pertanian yang di kelola oleh Warga Muhammadiyah di daerah untuk di berdayakan dan di kelola dengan baik untuk menguatkan pilar Ekonomi muhammadiyah,” ungkap Farid Suryanto.

Arief Azman, ketua PDM Kabupaten Tegal mengatakan bahwa pengajian selain untuk berdakwah dan pusat silaturahim juga banyak dari warga Muhammadiyah memanfaatkan untuk melakukan aktifitas berdagang.

“Ini membuktikan bahwa Muhammadiyah mendukung  penguatan hasil ekonomi produk lokal, semoga bisa bermanfaat untuk umat dan sekaligus untuk memajukan ekonomi umat, “ ungkap Arief Azman.

Iwan Tahtazani, wakil Ketua Bidang Ekonomi dan Kewirausahaan Kearifan local mengatakan pemerintah perlu mengatur kebijakan dalam bidang pertanian dan perkebunan.

“Warga Muhammadiyah Jatinegara mengawali pergerakan semangat untuk menguatkan dan mensukseskan pilar ekonomi di bidang pertanian dan perkebunan, sudah lama para petani mendambakan iklim ekonomi yang stabil,” jelas Iwan Tahtazani. (mona)

 

Kontributor : Hendra Apriyadi

Berita Daerah

 

Shared:
Shared:
1