Akhlak Rasulullah Harus Tercermin Dalam Kehidupan Organisasi

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Minggu, 11 Maret 2012 10:41 WIB

Bandung -- Bagi warga Muhammadiyah, belajar akhlak Rasulullah tentu bukan untuk didiskusikan, tetapi untuk diamalkan. Salah satu sumber penting akhlak Rasulullah itu adalah al-Quran, sebab hadits menyebutkan bahwa akhlak Rasulullah adalah akhlak al-Quran. Maka kuncinya adalah kita harus terbiasa membaca al-Quran.

 

Demikian tokoh Muhammadiyah Jawa Barat, Prof. Dr. Hidayat Salim, menyampaikan dalam acara pengajian Bulanan di Mesjid al-Irfani PDM Kota Bandung, Minggu (11/3). Hidayat juga menjelaskan bahwa di Muhammadiyah, memiliki Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah (PHIWM). Buku tersebut menurutnya sangat cukup untuk bisa menjadi pedoman berperilaku keseharian, sebab sumbernya adalah al-Quran.

 

“Namun yang menjadi lebih penting bagi kita adalah bagaimana akhlak itu tidak hanya berhenti pada perilaku diri sendiri tetapi juga kita tularkan pada keluarga kita masing-masing,” harapnya. Bahkan menurutnya, warga Muhammadiyah juga harus bisa memberikan contoh kepada warga lain di sekitar tempat tinggalnya.

 

Dalam konteks berorganisasi, akhlak Rasulullah juga harus bisa dicerminkan dalam kehidupan bermuhammadiyah. Bagaimana Muhammadiyah itu dapat memberi kemanfaatan kepada masyarakat banyak, sebab letak Muhammadiyah adalah pada memberikan kegembiraan kepada orang lain. “Sehingga PHIWM itu dalam Muhammadiyah bukan hanya untuk dibaca tetapi juga untuk diamalkan,” katanya.

 

Jadi menurut Hidayat, akhlak itu bukan sesuatu yang terpisah dari diri kita, tetapi menjadi bersatu dalam sistim kehidupan pribadi, keluarga, masyarakat dan berorganisasi. “Dan jika kita ingin memperbaiki akhlak, maka kita kembali kepada al-Quran dan Hadits, sebab itulah sumber kehidupan kita,” katanya. Dalam sumber tersebut tambahnya, terdapat sumber tuntunan yang mengatur kehidupan manusia dengan sangat komprehensif, sehingga Allah dan Rasulullah akan selalu melekat dalam diri kita.

 

Sebaliknya, ummat Islam secara umum kata Hidayat, jangan sampai memiliki sifat-sifat yang tidak terpuji, seperti sifat iri, dengki, taajub dan yang lainnya. Sifat-sifat tersebut menurut Hidayat hanya akan membawa kita pada kebinasaan dan membuat kita tidak akan produktif. Oleh karenanya, warga Muhammadiyah menurut Hidayat adalah orang-orang yang senantiasa menjadikan akhlak Rasulullah sebagai pedoman bukan yang lainnya.

 

 

Reporter : Roni Tabroni

 

Shared:
Shared:
1