UKM Tapak Suci UNAIR Gelar Latihan Alam

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Selasa, 20 Desember 2016 21:43 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, SURABAYA - Tapak Suci Universitas Airlangga (UNAIR) cabang 18 Surabaya mengadakan diklat bagi para anggota baru sejak tanggal 16 hingga 18 Desember 2016. Peserta yang mengikuti kegiatan tersebut mayoritas berasal dari mahasiswa baru, ada yang dari luar instansi, dan ada pula dari siswa SMA sederajat sekitar kampus C Universitas Airlangga.

Disampaikan Elok Koestantono, pelatih Tapak Suci UNAIR, kegiatan ini adalah salah satu even tahunan yang diselenggarakan oleh UKM Tapak Suci Unair. Tema kegiatan yang melatarbelakangi event ini adalah “Membangun Kader yang Berkarakter Islam dan Bersinergi dalam UKM Tapak Suci yang Berkemajuan”.

“Diharapkan output dari kegiatan ini nantinya adalah membentuk kader – kader yang tidak hanya berkarakterkan Islam dan berkemajuan, juga bersinergi dengan UKM pada khususnya dan Universitas Airlangga pada umumnya,” terang Elok.

Selain itu, esensi latihan alam sebenarnya adalah untuk lebih dekat dengan tanah air tercinta. Sehingga tidak menjadi sebuah keanehan bila kegiatan berjibaku dengan lumpur sangat ditekankan guna memaksa para peserta untuk bercengkrama dengan tanah tumpah darah yang telah melahirkan mereka.

Selain di isi oleh kegiatan – kegiatan yang dekat dengan alam, latihan alam ini juga berisi materi – materi seperti keislaman, ketapaksucian, kemuhammadiyahan, hingga manajemen organisasi.

Febrian Iswanto, salah satu pemateri dalam kegiatan tersebut mengatakan, bahwa dunia kampus tidak hanya masalah IPK tetapi lebih dari itu. “Apabila ingin memiliki banyak teman, menyelami beragam karakter orang, mencoba untuk berdamai dengan masalah, maka ikutilah beragam organisasi entah itu intra kampus maupun ekstra kampus,” ujarnya.

Lanjut Febrian, sungguh merugi mereka yang hanya melalui rute monoton yaitu kuliah pulang kuliah pulang atau biasa disingkat kupu-kupu. Bagi Febrian, menjadi seorang aktivis organisasi adalah sebuah hiburan tersendiri untuk melawan kejenuhan rutinitas kuliah. (adam)

 

Kontirbutor : Moh. Wahyu Syafi’ul

Shared:
Shared:
1