Muhammadiyah Berikan Pendampingan Psikososial Bagi Korban Gempa Aceh

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Minggu, 18 Desember 2016 04:18 WIB

 

MUHAMMADIYAH.ID, ACEHSejak terjadinya gempa berkekuatan 6.4 SR yang terjadi di wilayah Aceh 7 Desember lalu, Muhammadiyah melalui tim medis yang dikoordinir oleh Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) telah memberikan pelayanankepada korban gempa yang berada di beberapa titik pengungsian.

Sebelumnya pelayanan medis dilaksanakan oleh RS Muhammadiyah Medan dan Tim Bantuan Medis UMSU di posko pengungsian masjid Baitul Aman Kecamatan Ulim, RS Islam Jakarta Cempaka Putih di posko pengungsian masjid At-Taqwa Kecamatan Meureudu dan RS Islam Jakarta Pondok Kopi di RS lapangan TNI di posko induk.

Hingga 17 Desember 2016, masa tugas ketiganya telah berakhir. Maka agar pelayanan medis tetap berjalan, maka MDMC menugaskan tim selanjutnya yakni Tim Kesehatan Stikes Lhokseumawe sebanyak 3 personil yang terdiri dari 1 dokter dan 2 perawat.

Hingga Ahad (18/12), jumlah penerima manfaat layanan kesehatan yang dilaksanakan oleh MDMC ialah sebanyak 827 orang.

Selain itu MDMC juga masih melakukan kegiatan pendampingan psikososial bagi anak-anak di pengungsian masjid At-Taqwa kecamatan Meureudu. Tercatat sebanyak 140 anak ikut serta dalam kegiatan yang dilaksanakan setiap hari ini dan dilaksanakan bersama Tim Psikologi Universitas Muhammadiyan Aceh sebanyak 5 personil.

Tidak hanya kegiatan medis dan psikososial, MDMC juga melakukan penilaian bangunan Masjid At-Taqwa Trienggading, Masjid Al-Iman, SD Muhammadiyah Pidie Jaya dan SD Muhammadiyah Trienggading bersama tim Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Yogyakarta(UMY).

Terakhir MDMC melakukan finalisasi desain dan lokasi dan lokasi penyelenggaraan sekolah darurat SD Muhammadiyah Trienggarding dan Pidie Jaya serta telah melakukan peletakan batu pertama utuk pembangunan Masjid At-Taqwa Trienggading Pidie Jaya.(adam)

 

Reporter : Raipan

 

 

 

 

 

Shared:
Shared:
1