SMP Muhammadiyah Kottabarat Ajak Siswanya Jaga Laut dari Sampah Plastik

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Kamis, 15 Desember 2016 22:30 WIB

 

MUHAMMADIYAH.OR.ID, SURAKARTA - Prihatin dan resah akan pencemaran laut di Indonesia yang mencapai sepuluh hingga dua puluh juta ton  sampah plastik per tahun, membuat SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat mengadakan aksi edukasi yang bertajuk “Jaga Laut dari Sampah Plastik” pada Rabu (13/12) di halaman SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta.

“Studi terbaru memperkirakan bahwa terdapat ribuan, bahkan jutaan ton sampah plastik mengambang di lautan sekarang ini. Bahkan Indonesia masuk dalam peringkat kedua di dunia sebagai penghasil sampah plastik ke laut setelah Tiongkok,” terang Aryanto, Humas SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat pada redaksi Muhammadiyah.or.id.

Lanjut Aryanto, hal ini bisa merusak ekosistem dan wisata maritim kita. “Maka melalui kegiatan ini kita ingin mengedukasi kepada siswa untuk mengurangi konsumsi plastik dan memanfaatkan botol plastik menjadi pot tanaman,” ujarnya.

Menurut Aryanto, dalam kegiatan ini para siswa juga dihimbau dan diajak untuk tidak membuang sampah plastik sembarangan karena itulah yang menjadi sumber pencemaran lingkungan dan laut kita. “Pencemaran sampah plastik di laut berawal dari kebiasaan membuang sampah plastik di sungai. Sampah plastik di sungai akan mengikuti arus air ke lautan dan terbawa ombak ke tepi pantai. Kami ingin mengedukasi para siswa untuk meninggalkan kebiasaan itu, “ jelas Aryanto.

Para siswa diajari mengolah botol plastik bekas air mineral atau yang sejenisnya menjadi media tanam sayuran. Kegiatan rehat semester 1 tersebut diikuti oleh 180 siswa SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta dari kelas VII, VIII, dan IX. Sebelumnya para siswa diberi tugas untuk mengumpulkan botol bekas air mineral atau sejenisnya di rumah. Siswa juga diminta untuk membawa tanaman sayuran seperti sawi, loncang, kangkung, sledri, dan sebagainya.

Salah satu siswa, Muhammad Raffa Sayoga, siswa kelas VIII sangat berkesan dan senang mengikuti kegiatan rehat tersebut. “Kegiatan ini menyenangkan karena dapat menambah kreativitas dan membiasakan bercocok tanam, saya juga tidak setuju dengan masyarakat yang membuang sampah sembarangan karena itu menyebabkan kerusakan ekosistem,” kata Raffa.

Sementara siswa kelas IX, Rachmasari Wijayanti juga mengatakan banyak manfaat dari kegiatan yang diselenggarakan SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat. “Daripada botol bekas dibuang sembarangan, lebih baik dimanfaatkan untuk membuat pot,” ucapnya. (syifa)

                                                                                                                                                      

Kontributor : Aryanto 

Shared:
Shared:
1