Sang Surya Cafe, Gerakan Ekonomi Kreatif Kader Bangkalan

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Sabtu, 10 Desember 2016 20:08 WIB
 
 
MUHAMMADIYAH.OR.ID, BANGKALAN- Pertengahan Maret lalu, Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Bangkalan yang dipromotori oleh Koordinator Daerah Forum Keluarga Alumni (Korda FOKAL) Bangkalan mendirikan Badan Usaha Milik Ikatan (BUMI) dengan salah satu usaha yang diberi nama Sang Surya Cafe. 
 
Usaha yang berada dibawah kendali Bidang Ekonomi dan Kewirausahaan (Ekowir) PC IMM Bangkalan tersebut terletak tepat di sisi timur Kantor Sekretariat PC IMM Bangkalan. 
 
"Latar belakangnya utamanya, ya, kita ingin menggerakkan sektor ekonomi kreatif dan melatih jiwa entrepreneur kader," tutur Eko Prasetyo, mantan Ketua Umum PC IMM Bangkalan periode 2015-2016. 
 
Lebih lanjut Eko menjelaskan bahwa IMM sebagai eksponen gerakan kemahasiswaan menemukan bahwa realitas mahasiswa kerap kongkow-kongkow atau nongkrong dan bersantai, bahkan diskusi dan mengerjakan tugasnya di warung kopi. "Maka kami membaca itu sebagai peluang sekaligus mengkampanyekan gerakan ngopi bermakna. Jadi di cafe tidak hanya nongkrong, tidak hanya ngopi dan santai-santai, tapi penuh makna, dengan membaca berbagai literasi, diskusi, sharing hearing, dan berbagai aktivitas intelektual penunjang yang produktif," paparnya ketika dihubungi kontributor Muhammadiyah.or.id, Jum'at (9/12). 
 
 
Selain menjual aneka jajanan, makanan, dan minuman, Sang Surya Cafe atau biasa disebut para konsumen dengan sebutan SS Cafe juga menjual berbagai pernak-perniknya, seperti kemeja, kaos, gantungan kunci, pin, dan sebagainya. SS Cafe juga memiliki tim musik bernama Jama'ah Musik Taman (JMT) yang kerap diundang beberapa Fakultas dan Universitas untuk tampil. Selain itu, SS Cafe juga kerap bekerjasama dengan beberapa organisasi sekitar dalam menyelenggarakan kegiatan. 
 
"Semoga geliat perekonomian dan kewirausahaan senantiasa terjaga dan terus terpompa sehingga juga mampu untuk tetap konsisten dalam bergerak dan berdakwah amar ma'ruf nahi munkar," tutup Eko. (adam)
 
Kontributor : Ubay
Shared:
Shared:
1