MDMC Tekankan Pentingnya Sertifikasi Profesi Relawan Pada Kebencanaan

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Selasa, 06 Desember 2016 21:44 WIB

 

 

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA Demi meningkatkan kompetensi dan koordinasi antar klaster relawan ketika bencana, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Lembaga Sertifikasi Profesi Penanggulangan Bencana (LSP PB) saat ini tengah memberlakukan sertifikasi bagi relawan kebencanaan.

Demikian ujar dr. Ahmad Muttaqin Alim, Sp.An. EMDM, selaku pembicara utusan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC)dalam, bertempat

Disampaikan Ahmad Muttaqin Alim, selaku pemateri dalam acara Talkshow Hari Relawan Internasional “Membangun Jaringan Relawan di Indonesia”, sekedar menjadi relawan saja tidaklah cukup saat ini.

“Sangat penting bagi seseorang yang ingin menjadi relawan mengetahui akan kompetensi yang keseluruhannya dapat diketahui melalui proses sertifikasi oleh lembaga pemerintah yang berwenang,” ujar Ahmad yang merupakan utusan dari Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC)Senin (5/12) di Rumah Sehat Baznas, Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (5/12).

Lanjut Ahmad, sertifikasi relawan kebencanaan saat ini harus mulai didorong. Kompetensi, kontrol kualitas serta peningkatan pengetahuan bagi relawan memang peting agar seseorang tidak sekedar menjadi relawan.

Senada dengan Ahmad, Rahmawati Huseinselaku Unsur Pengarah BNPB mengatakan dasar dibentuknya sertifikasi relawan oleh BNPB sendiri ialahsebagai peningkatan kapasitas relawan sesuai dengan kebutuhan dikala bencana.

“Peningkatan kompetensi relawan sesuai dengan kebutuhan kala bencana menjadi salah satu dasar dibentuknya Lembaga Sertifikasi Profesi Penanggulangan Bencana ini. Tujuannya agar relawan dapat melakukan aksi kemanusiaan secara efektif dan efisien”, kata Rahmawatiyang juga Wakil Ketua MDMC tersebut.

Lebih lanjut Rahmawati berkata bahwasanya bagi relawan sendiri, prinsip menyelamatkan tanpa membahayakan serta memberikan perlindungan penuh bagi masyarakat terdampak harus diperhatikan.

“Kedepan, dengan adanya sertifikasi profesi relawan penanggulangan bencana ini ialah relawan dapat mengetahui akan kompetensi sesungguhnya yang ia miliki ketika merespons bencana. Bagi BNPB sendiri, tatkala para relawan sudah tersertifikasi, kita mampu memetakan serta menguatkan kompetensi relawan melalui pelatihan – pelatihan yang diselenggarakan nantinya,” tutup Rahmawati.(adam)

 

Kontributor: Fauzi (MDMC)

 

Shared:
Shared:
1