Perkuat Dakwah Media, Ranting Muhammadiyah Penanggungan Gelar Citizen Journalism Training

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Senin, 05 Desember 2016 23:29 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, MALANG -- Bertempat di homestay Sumber Urip kota Batu, Pimpinan ranting Muhammadiyah Penanggungan kota Malang bekerjasama dengan Human Quality Center menggelar Muhammadiyah Citizen Journalism Training, Sabtu-Ahad (3-4/12). Pelatihan yang diikuti 27 peserta dari ortom Muhammadiyah dan komunitas binaan Muhammadiyah ini bertujuan untuk mencetak jurnalis untuk memperkuat dakwah Islam.

Nurfatoni, anggota Lembaga Informasi dan Komunikasi (LIK) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur menjelaskanbahwa produk andalan Lembaga Informasi dan Komunikasi Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur adalah website pwmu.co yang mengandalkan berita dari masyarakat. Harapannya peserta training ini dapat berkontribusi dalam dakwah melalui media digital. "Lakukan jihad digital dengan hati dan militansi tinggi," pesan Nurfatoni kepada peserta training pada akhir sambutannya.

Demi mencetak jurnalis yang berkompeten, materi dan pemateri dalam training ini sudah disiapkan dengan matang. Materi yang disampaikan antara lain tanggungjawab, kebebasan dan etika jurnalistik, media dan amanah dakwah, teknik penulisan berita terkini, tips, kolom pakar, ulasan dll, penelusuran sumber informasi, managemen headline dan editing dan managemen kerjasama PR dengan media cetak dan online. Pemateri yang didatangkan antara lain dari LIK PWM Jawa Timur dan tokoh-tokoh penting di media populer seperti Jawa Pos, Antara dan josstoday.com. Selain materi, dalam training ini ada praktek penulisan berita dan praktek reportase di desa wisata Pujon Kidul.

Nugroho, ketua Pimpianan Ranting Muhammadiyah (PRM) Penanggungan sekaligus founder HQ Center menjelaskan bahwa fungsi informasi adalah memberi kabar gembira dan peringatan, sehingga perlu menangkal berita yang memutar balikkan fakta dengan langkah awal melalui pelatihan ini. "Fitrah dakwah perlu diaplikasikan dalam bentuk yang lebih detail yaitu jihad melalui media," tambah Nugroho dalam sambutannya. (mona)

 

Kontributor : Nuzula

Berita Daerah

Shared:
Shared:
1