Di Hadapan Presiden Jokowi, Pemuda Muhammadiyah Tegaskan Akan Ikut Menjaga Keberagaman.

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Rabu, 30 November 2016 08:05 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, TANGERANG – Pemuda Muhammadiyah menegaskan bahwa dipastikan akan terus menjaga keberagaman dan menjaga toleransi.

"Pemuda Muhammadiyah dipastikan akan menjaga keberagaman, menjaga toleransi," kata Anin, sapaan akrab Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah.

Ia menambahkan Tanwir I tersebut juga mencetuskan Khittah Cipondok 2016 dengan diksi "Nalar Kebaruan" Pemuda Muhammadiyah yang salah satunya berisi tentang merawat keberagaman dan integritas kejujuran.

"Kami punya 24 madrasah antikorupsi di seluruh Indonesia. Indonesia punya banyak orang pintar, orang cerdas, tapi sedikit orang punya integritas kejujuran sebagai profil utama," tuturnya.

Presiden Jokowi untuk kedua kalinya membatalkan rapat terbatas (ratas) di Kantor Presiden Jakarta, salah satunya untuk menghadiri Tanwir I Pemuda Muhammadiyah di Tangerang, Banten.

Presiden hadir di acara Tanwir I Pemuda Muhammadiyah pada sekitar pukul 17.00 WIB.

Menurut Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil A. Simanjuntak, kehadiran Presiden pada acara penutupan sore ini merupakan bentuk apresiasi Presiden atas kiprah Pemuda Muhammadiyah dalam partisipasinya membangun bangsa dan negara.

"Tentu kami menyambut baik dan hormat kesediaan Presiden hadir memberikan amanat kebangsaan sekaligus menutup acara," ujarnya.

Presiden Jokowi saat memberikan sambutannya menegaskan kembali soal pentingnya menjaga dan merawat keberagaman di Indonesia.

"Jangan sampai ada satupun yang tidak menyadari itu, kita ingin ingatkan bahwa kita memang beragam," kata Presiden.

Dalam Tanwir I tersebut, tema yang diangkat yakni Meninggikan Akhlak, Membumikan Dakwah untuk Indonesia yang Berkemajuan. Digelar selama empat hari, 27-30 November 2016 di Hotel Narita Tangerang. (dzar)

Shared:
Shared:
1