Pemuda Muhammadiyah Anti Toleransi Terhadap Koruptor

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Rabu, 30 November 2016 07:30 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, TANGERANG – Mengusung tema Meninggikan Akhlak, Membumikan Dakwah untuk Indonesia yang Berkemajuan, Tanwir I Pemuda Muhammadiyah ini digelar selama empat hari 27-30 November 2016. Tanwir ini dihadiri 186 peserta yang terdiri dari 120 pimpinan daerah dan 33 pimpinan wilayah Pemuda Muhammadiyah seluruh Indonesia

Pemuda Muhammadiyah berkomitmen untuk meninggikan akhlak dan menjaga integritas. "Banyak orang berusaha melakukan amar makruf nahi mungkar, tetapi lupa menjaga integritas,'' ujar Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak pada penutupan Tanwir I Pemuda Muhammadiyah di Kota Tangerang, Banten, Rabu (30/11).

Dahnil mengatakan, ''Banyak orang pintar dan cerdas, tetapi sedikit yang memiliki integritas. Karena itu, Pemuda Muhammadiyah menghadiri Madrasah Antikorupsi untuk menciptakan sikap jujur, amanah, dan integritas," kata Dahnil Anzar Simanjuntak menjelaskan.

“Kami berusaha memberikan pesan kepada publik. Bahwa Pemuda Muhammadiyah Anti toleransi terhadap koruptor. kenapa kita tidak semarah kepada penista agama dalam melihat kasus korupsi. Ayo marah terhadap para koruptor, yang maling uang rakyat”, tegas Dahnil Anzar.

Pemuda Muhammadiyah, kata Dahnil punya komitmen menjaga Pancasila, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika. “Jangan rusak demokrasi kita dengan cara-cara yang tidak baik, KOKAM akan mengawal dan di belakang NKRI untuk mengawal bangsa ini,” pungkas Dahnil.

Presiden Joko Widodo menutup secara resmi Tanwir pada pukul 17.50 WIB. Terlihat juga Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dan Menteri Agama RI Lukman Hakim Syaifuddin mendampingi presiden. (dzar)

 

.

Shared:
Shared:
1