Tutup Tanwir I Pemuda Muhammadiyah, Jokowi Bicara Soal Keberagaman

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Rabu, 30 November 2016 06:58 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, TANGERANG – Indonesia memiliki keberagaman yang hakekatnya tidak dimiliki oleh bangsa-bangsa lain. Indonesia memiliki 700 suku dan 1.700 lebih bahasa lokal. Hal tersebut disampaikan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dalam sambutannya sesaat sebelum resmi menutup Tanwir I Pemuda Muhammadiyah di Kota Tangerang, Banten, Rabu (30/11)

Keberagaman, kata Jokowi, yang dimiliki oleh Bangsa Indonesia merupakan anugerah Allah SWT. “Jika kita dapat bersatu dalam perbedaan yang ada, maka perbedaan itu yang akan menjadi kekuatan bagi bangsa Indonesia,” ujar Presiden Jokowi.

Selain itu, Jokowi juga menyinggung terkait perilaku masyarakat dalam menggunakan media sosial. Jokowi mengatakan, media sosial saat ini telah menjadi lumbung dari masing-masing orang untuk menghujat, mencela, mengadu domba, dan bahkan saling memfitnah.

Menyikapi hal tersebut, Jokowi menambahkan maka perlu adanya dakwah melalui media sosial, agar dapat menghilangkan perilaku-perilaku buruk tersebut di media sosial.

“Islam tidak pernah mengajarkan untuk saling menghujat, caci-memaki, sehingga dirasa penting untuk masing-masing dari kita menjadi pendakwah kebaikan dalam menggunakan media sosial,” ujarnya.

Turut hadir dalam penutupan Tanwir I Pemuda Muhammadiyah yang diselenggarakan di Hotel Narita Tangerang, diantaranya Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, Walikota Tangerang, Arief Rachadiono Wismansyah, dan juga Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir. (adam)

 

Foto : Raipan

Redaktur : Dzar Al Banna

 

 

Shared:
Shared:
1