Lazismu Jogja Ajak Siswa SD Berlatih Berbagi Sesama

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Selasa, 28 Februari 2012 11:30 WIB

 

Yogyakarta- Nampak seorang anak SD tampak serius menghitung uang hasil tabungannya yang dikumpukan dalam tabung yang bertuliskan “Berbagi Itu Indah” Lazismu, sedang anak yang lain tampak sibuk menuliskan hasil tabungan mereka. Hal tersebut tertangkap dalam suasana penghitungan tabungan anak-anak kelas 5 SD Muhammadiyah Suronatan Yogyakarta yang didampingi guru dan pimpinan Lazismu.

 

Menurut koordinator Lazismu wilayah DIY Sigit Nugroho saat ditemui di lokasi SD Muhammadiyah Suronatan, acara penghitungan infak siswa SD Muhammadiyah Suronatan tersebut adalah rangkaian dari program Lazismu Jembatan Hati Pelajar yang telah ditelurkan 6 bulan lalu. “Jadi program ini dilaksanakan persemester atau enam bulan, diharapkan selama 6 bulan itu, siswa-siswa dapat menyisihkan uang sakunya untuk ditabungkan yang nantinya hasil dari tabungan itu dapat disalurkan untuk siswa-siswa lain yang kurang mampu,” jelasnya, Selasa pagi (28/02/2012).

 

Sigit menambahkan, dana yang dikumpulkan oleh para siswa tersebut, selain untuk siswa-siswa SD Suronatan yang tidak mampu, juga terbuka untuk SD lain baik muhammadiyah atau bukan. “Yang penting dana dari siswa tersebut adalah untuk pendidikan, mereka juga menginginkan anak-anak lain yang kurang mampu dapat bersekolah seperti mereka, dan hal tersebut merupakan murni bentuk keepedulian anak-anak SD (Muhammadiyah) Suronatan,” jelasnya. Lebih lanjut menurut Sigit, untuk periode berikutnya, program Jembatan Hati Pelajar akan dimulai kembali pada awal Juli nanti. “Kita akan mulai lagi pada awal Juli nanti dan berlangsung selama 6 bulan, kita juga berusaha agar program yang masih yang pertama ini dapat diikuti siswa-siswa dari SD lain di wilayah DIY,” ungkapnya. 

Shared:
Shared:
1