Museum Muhammadiyah Akan Segera Terealisasi

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Jum'at, 25 November 2016 10:07 WIB

 

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA- Museum atau Memorabilia bagi sebuah lembaga besar adalah sangat penting untuk menyimpan dan mendokumentasikan rekam jejak sejarahnya. Muhammadiyah yang telah berusia lebih dari 1 abad tentu saja termasuk dalam kategori lembaga yang sangat memperhatikan rekam jejak sejarahnya.

Selama ini banyak rekam jejak Muhammadiyah yang tercecer di beberapa tempat. Tentu saja ini tidak menguntungkan bagi Muhammadiyah dalam merangkai jejak sejarahnya dengan lengkap. Untuk itulah sangat diperlukan sebuah kemampuan untuk melakukan pengelolaan yang meliputi pelestarian, pemanfaatan dan pengembangan peninggalan yang dimiliki baik yang berupa artefak, ekofak, maupun pictorial.

Disampaikan Widiyastuti, Wakil Ketua Majelis Pustaka dan Informasi Pimpinan Pusat Muhammadiyah, iniasi tentang Museum Muhammadiyah sebenarnya sudah lama digagas oleh Muhammadiyah. Sejak 2 periode yang lalu ketika Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) masih bernama Lembaga Pustaka dan Informasi, diskusi tentang museum sudah mulai dilakukan dan semakin dikerucutkan pada periode yang lalu.

“Pada periode ini gagasan tersebut ingin diwujudkan sehingga MPI selaku majelis yang memang menangani tentang museum melakukan beberapa upaya untuk merealisasikannya,” papar Widiyastuti ketika dihubungi redaksi muhammadiyah.or.id, Kamis (25/11).

Lanjut, Widiy, MPI sudah mulai melakukan komunikasi dengan beberapa pihak termasuk tokoh-tokoh maupuan keluarga yang nantinya diharapkan dapat mengisi ruang-ruang koleksi Museum Muhammadiyah.

“MPI juga melibatkan beberapa pihak yang memiliki kompetensi terhadap permuseuman ini untuk melakukan perencanaan yang matang tentang museum. Kita sadar bahwa pekerjaan mendirikan museum bukan pekerjaan mudah namun tetap harus dilakukan dan dimulai sebelum Muhammadiyah kehilangan jejak-jejak sejarahnya,” pungkas Widy.

Secara perencanaan, Museum Muhammadiyah ini akan dilakukan dalam kurun waktu 2016-2017. Proses collectingsendiri menurut Widysudah mulai dilakukan. “Diharapkan tahun 2017 sudah mulai disusun design teknisnya dan apabila harus membangun bisa dilakukan tahun 2018 bersamaan dengan proses pencarian koleksi yang tersebar di beberapa tempat,” ujarnya.

“Target besarnya museum ini sudah grand opening pada saat pelaksanaan Muktamar Muhammadiyah tahun 2020, sehingga museum ini akan menjadi kado bagi Muhammadiyah dalam menapak di abad kedua ini,” tutup Widy. (adam)

 

 

 

Shared:
Shared:
1