Jadi Santri Semalam di Mu'alimiin Muhammadiyah, Dubes Inggris Moazzam Malik: Sungguh Sebuah Kehormatan

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Rabu, 23 November 2016 12:28 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA – Guna mengkaji peran Muhammadiyah dalam membentuk dan mendidik generasi muda Islam, Duta Besar (Dubes) Inggris untuk Indonesia, Moazzam Malik menyambangi Madrasah Mu’allimiin Yogyakarta, Selasa malam (22/11).

“Saya tertarik untuk melihat lebih dekat bagaimana Muhammadiyah dapat membentuk budaya toleransi dan menghargai perbedaan kepada pemuda-pemudanya. Untuk itu saya menyempatkan diri untuk menginap di Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah,” pungkas Dubes Inggris Muslim pertama tersebut.

Moazzam turut menyampaikan kesannya setelah menginap semalam di Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta. “Saya sangat terkesan dengan kualitas dan kapabilitas para santri di pesantren Mu'allimin. Kemampuan berbahasa Inggris mereka juga bagus sekali, dan prestasi-prestasi yang dicapai juga sangat mengesankan,” ujarnya.

“Saya sangat bangga bisa menjadi bagian dari mereka, dan mudah-mudahan akan ada kesempatan lagi di masa depan untuk mengunjungi pesantren Mu'allimin,” tambah Moazzam.

Sebelum mengunjungi Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta, Moazzam turut menyambangi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), dan juga bersilaturahim ke Kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Jalan Cik Ditiro 23 Yogyakarta.

Selain itu, melalui kunjugannya tersebut Moazzam berharap akan terjalin kerjasama yang konstruktif antara Madrasah Mu’allimin Yogyakarta dengan Pemerintah Inggris, khususnya dalam hal pertukaran pelajar.

Sebelumnya, di bulan September Pemerintah Kerajaan Inggris juga telah mensponsori salah satu mahasiswanya dari Leeds University untuk belajar mengenai Islam dan pesantren selama beberapa pekan di Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah.

Sejumlah kerjasama yang rencananya akan dijalin oleh Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah dengan pemerintah Inggris khususnya dalam rencana pertukaran pelajar dan guru, joint academic program, serta Sandwich Program antara Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah dan lembaga pendidikan di Inggris.

 

Reporter : Adam Qadar

Berita Nasional

Shared:
Shared:
1