Abdul Mu’ti, Muhammadiyah Harus Menghargai Waktu

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Sabtu, 25 Februari 2012 15:54 WIB

Muhammadiyah seringkali kurang menghargai waktu. Ke depan Muhammadiyah harus sudah memulai tradisi baru dengan memperketat berbagai kegiatan dengan memperhatikan waktu. Karena itu, jangan terlalu berlarut-larut jika kegiatan akan dilaksanakan hanya karena menunggu pejabat atau Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Pernyataan tersebut disampaikan Sekretaris PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti di acara pembukaan raker tahun 2012 PW Muhammadiyah Jabar, Sabtu, (25/2) di Dago bandung. “Oleh karena itu saya sangat mengapresiasi kegiatan ini yang sudah dimulai walaupun saya datang terlambat,” katanya. Bahkan menurut Mu’ti hal ini harus dibiasakan oleh Muhammadiyah, karena itu adalah hakekat persyarikatan yan didirikan oleh KH Ahmad Dahlan tersebut.

Oleh karena itu, Mu’ti berpesan agar Muhammadiyah jangan terlalu mengedepankan seremonial. Sebab hal-hal yang serba seremoni itu terkadang akan mengesampingan sisi substansi dari sebuah acara. Bisa jadi menurutnya acara terus tertunda jika kita selalu menunggu pejabat datang. “Karenanya jangan terlalu memperlakukan pejabat atau atasan secara berlebihan,” tegasnya.

Jika kita melihat ajaran Islam, menurut mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah ini, para sahabat juga bersikap biasa-biasa saja. “Dalam menyapa pun, kalau tidak manggil Rasulullah, mereka juga manggil nama Muhammad saja, dan itu biasa,” terangnya.

Oleh karena itu, sekali lagi Mu’ti sangat menekankan kalau saat ini Muhammadiyah harus mengedepankan sisi substansi dalam setiap kegiatan. Kemudian Muhammadiyah juga harus menghormati waktu. “Jadi kalau di PWM Jabar acara selalu ontime seperti ini, saya akan bilang di tempat lain, bahwa muhammadiyah jabar sudah mulai on time," katanya yang diikuti gelak tawa para peserta.

Reporter : Roni Tabroni

Shared:
Shared:
1