Dubes Inggris Siap Jalin Kerjasama dengan Muhammadiyah

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Selasa, 22 November 2016 19:10 WIB

 

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA- Duta Besar Kerajaan Inggris (United Kingdom) untuk Indonesia Moazzam Malik, kunjungi Kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Jalan Cik Ditiro 23 Yogyakarta, Selasa petang (22/11).

Disambut langsung Dahlan Rais, Ketua PP Muhammadiyah, dan Agung Danarto, Sekretaris PP Muhammadiyah. Dalam kunjungan tersebut Moazzam yang merupakan Dubes Inggris Muslim pertama membahas berbagai hal.

Pertama, Moazzam mengungkapkan kekagumannya atas keberhasilan Indonesia mengatasi permasalahan ekstrimisme dan terorisme yang terjadi di Indonesia dibandingkan dengan negara lain.

“Banyak hal yang dapat dipelajari dari pengalaman Indonesia dibandingkan negara lain, khususnya dalam hal mengendalikan resiko ekstrimisme, risiko terorisme,” pungkas Moazzam.

Lanjut Moazzam, Indonesia memiliki potensi untuk berkontribusi dalam menciptakan perdamaian dunia. “Jika Indonesia ingin memainkan peran penting di dunia, jangan hanya mengendalikan permasalahan dalam negeri. Saja, Indonesia juga harus mampu bekerjasama dengan Negara sahabat untuk mengendalikan masalah-masalah internasional karena tidak ada permaslahan internasional yang hanya dikerjakan satu Negara sendiri,” pungkas Moazzam.

Moazzam menambahkan, terdapat 3 juta masyarakat muslim di Inggris. Namun, pemahaman masyarakat muslim di Inggris akan Islam masih sangat lemah, dan rentan untuk diprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Dalam kesempatan tersebut, Moazzam pun berharap kepada Muhammadiyah untuk dapat menerjemahkan pemahaman akan Islam dalam bahasa Inggris, agar masyarakat muslim Inggris dapat memahami Islam seutuhnya.

“Saya berharap Muhammadiyah dapat menerjemahkan ilmu Islam dalam bahasa Indonesia ke bahasa Inggris, agar dapat dipahami dan dimaknai oleh masyarakat Islam di Inggris, Karena ilmu agama Indonesia, gaya hidup Indonesia, lebih damai dan lebih maju,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut juga dibahas mengenai cara untuk menarik mahasiswa Inggris  khususnya mahasiswa muslim untuk bersukarela membagi pengalaman dan ilmunya di Indonesia.

"Kita sudah berdiskusi bagaimana cara untuk exchange akademik dari Inggris dan Indonesia, saat ini sudah ada dua pelajar Inggris yang tengah belajar di sekolah dan universitas Muhammadiyah, yaitu di Mualimin dan Universitas Muhammadiyah Surakarta," ujar Moazzam. 

Sebelum berkunjung ke Kantor PP Muhammadiyah, Moazzam berkunjung ke Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) membahas terkait kerjasama pendidikan, dan setelahnya akan melakukan kunjungan dan diskusi publik dengan pelajar Mu’alimiin Muhammadiyah.

Dalam pertemuan tersebut juga diikuti Ketua Majelis Pendidikan Tinggi dan Penelitian dan Pengembangan, Lincolin Arsyad, dan Ketua Lembaga Zakat Infaq dan Shodaqoh PP Muhammadiyah, Hilman Latief, Staff Sekretariat PP Muhammadiyah, Bachtiar Dwi Kurniawan dan Sofriyanto Muhtasim. 

Reporter : Adam

Redaktur : Dzar Al-Banna

Shared:
Shared:
1