Rapatkan Barisan, Muhammadiyah Gelar Konsolidasi Nasional

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Kamis, 17 November 2016 17:42 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID YOGYAKARTA – Konsolidasi merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk tetap menyeragamkan alur organisasi, tak lain agar organisasi tetap berada dalam satu atap yang sama. Oleh karena itu kegiatan konsolidasi menjadi salah satu media yang cukup krusial bagi organisasi.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, bahwa urgensi konsolidasi adalah untuk tetap mempertahankan cita-cita Muhammadiyah. Sehingga, keterlibatan hierarki persyarikatan di Muhammadiyah dalam agenda konsolidasi harus dilakukan.

“Muhammadiyah merupakan gerakan dakwah yang modern, sehingga harus dilakukan upaya pembaruan agar tetap sesuai dengan karakter Muhammadiyah yang telah dicita-citakan,” ujar Haedar pada saat opening speech dalam agenda Konsolidasi Nasional Muhammadiyah di Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta (17/11).

Konsolidasi Nasional Muhammadiyah ini, kata Haedar, juga merupakan ajang kolaborasi aspirasi dan gagasan tentang kelanjutan Muhammadiyah yang berkemajuan. Agenda ini guna menghimpun aspirasi dari berbagai Pimpinan Wilayah Muhammadiyah  dan ‘Aisyiyah (PWM/PWA) serta Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PDM/PDA) yang ada di seluruh Indonesia untuk tetap dapat bersinergi membangun dan mempertahankan tujuan Muhammadiyah.

“Konsolidasi ini berguna untuk kita merapatkan kembali barisan, mendiskusikan upaya solutif untuk permasalahan bangsa dan membicarakan program unggulan Muhammadiyah,” jelas Haedar.

Haedar meminta seluruh jajaran Muhammadiyah agar bisa bersinergi dalam upaya pembaharuan strategi dan perjuangan Muhammadiyah serta menjadi bagian dari Muhammadiyah yang solutif dan inovatif dalam menghadapi berbagai macam produksi pikiran yang sedang mencuat saat ini.

“Muhammadiyah merupakan organisasi yang berwatak pergerakan, sehingga marilah kita sama-sama bergerak untuk Muhammadiyah yang berkemajuan,” tutup Haedar.

 

Reporter: Nisa Pujiana

Shared:
Shared:
1