Dahnil Anzar Himbau Kadernya Tidak Lakukan Demonstrasi 25 November

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Kamis, 17 November 2016 12:36 WIB
MUHAMMADIYAH.OR.ID, JAKARTA – Pasca ditetapkannya Ahok sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri atas penistaan yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta non aktif tersebut, sejumlah ormas islam yang tergabung dalam Silaturahim Ormas – Lembaga Islam atau SOLI memberikan pernyataan bersama di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Jakarta, Rabu (16/11). 
 
Berkaitan dengan rencana aksi yang banyak dibicarakan oleh sebagian umat Islam pada 25 November mendatang, SOLI tidak membahasnya dalam pertemuan. Namun Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah memberikan sikapnya terkait rencana tersebut yang disampaikan langsung oleh Ketua Umum, Dahnil Anzar Simanjuntak.
 
Selain itu SOLI juga menyampaikan penghargaan tinggi terhadap Polri atas profesionalitasnya dalam menegakkan keadilan. Selanjutnya organisasi-organisasi dan lembaga Islam akan tetap mengawal proses hukum yang telah berjalan serta menghimbau kepada seluruh bangsa dan umat Islam agar menahan diri dan tidak terprovokasi oleh pihak-pihak tertentu. 
 
Bagi Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah cara yang paling beradab dalam menyikapi kasus Ahok adalah dengan melaporkannya ke Polda. Namun jika proses itu tidak berjalan sebagaimana mestinya maka akan dilakukan langkah berikutnya yakni demonstrasi.
 
Maka dengan telah ditetapkannya Ahok sebagai tersangka Dahnil meghimbau kepada seluruh kadernya untuk tidak melaksanakan aksi mengingat telah terpenuhinya upaya pertama yakni proses hukum. “Saya menghimbau kepada kader-kader pemuda Muhammadiyah di seluruh Indonesia memang tidak memilih langkah kedua yaitu demonstrasi,” jelas Dahnil.
 
Namun jika ada pihak-pihak yang masih mengajak untuk melakukan demonstrasi Dahnil juga menyarankan agar masyarakat tidak menanggapi dan berhati-hati dengan upaya lain di luar konteks ini yang dapat menciderai perjuangan mencari keadilan yang sedang diupayakan.
 
Terakhir Dahnil menyampaikan bahwa jajarannya akan mengalihkan fokus ke pengawalan proses hukum. “Jadi Pemuda Muhammadiyah akan fokus sementara ini ke pengawalan proses hukum,” tutup Dahnil. (mona)
 
 
Reporter : Raipan Rifansyah
Berita Nasional
Shared:
Shared:
1