Haedar: Alumni IPM IRM Perlu Tingkatkan Peran Sosial Kebangsaan

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Senin, 14 November 2016 17:59 WIB

SAMARINDA, MUHAMMADIYAH.OR.ID  – Kordinator Nasional (Kornas) Alumni Ikatan Pelajar Muhammadiyah menggelar pertemuan Silaturahmi Nasional (Silatnas) Alumni IPM di arena Muktamar IPM ke 20, Samarinda, Kalimantan Timur, Senin siang (14/11).

Diikuti oleh puluhan Alumni baik dari IPM maupun IRM, dari berbagai daerah dan tingkatan. Ketua Kornas Alumni IPM/IRM, Syahrial Suwandi mengatakan pertemuan ini merupakan lanjutan dari pertemuan Silatnas alumni yang pernah digelar di Muktamar IPM ke 18 di Palembang, Sumatera Selatan.

Mantan Ketua I PP IPM periode 1983-1986 Haedar Nashir mengatakan dalam dialog antara alumni IPM untuk menjaga agar kader IPM menjadi kader yang adaptif. "Ketika masuk dalam cakupan Persyarikatan Muhammadiyah, akan memerlukan adaptasi karena kader Muhammadiyah tak hanya berasal dari IPM. Bahkan juga memungkinkan kader Muhammadiyah berasal dari organisasi lain non-Ortom Muhammadiyah," ujar Haedar.

Haedar yang juga Ketua Umum PP Muhammadiyah menambahkan, peran-peran sosial, dan professional antar alumni harus tetap dijaga sesama kader Muhammadiyah.

“Kejadian akhir-akhir ini menguji kekaderan kita, Kalau tidak kuat akan saling menghabisi, ini yang harus dihindari”, kata Haedar.

Haedar tetap menguatkan peran alumni IPM/IRM yang saat ini punya jabatan, punya kekuasaan agar menggunakannya dengan landasan ber-Muhammadiyah.
“Sesama kader IPM harus saling mengisi, peran-peran sosial kebangsaan,” harap Haedar.

Hadir dalam Silatnas Alumni diantaranya Busyro Muqoddas, Ketua PP IPM Perioder 1980-1983, Agus Sukaca Ketua PP IPM Periode 1986-1989, Agung Danarto Ketua PP IPM periode 1990-1992, Ketum PP IPM periode 2010-2012, Danik Eka, Ketum PP IPM periode 2006-2008 Moh. Mudzakkir, dan Ketum PP IPM periode 2012-2014, Fida Afif. (dzar)

 

Red: Dzar Al Banna

 

BERITA NASIONAL

Shared:
Shared:
1