Umat Islam Harus Cerdas dalam Mengonsumsi Media

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Rabu, 09 November 2016 13:49 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA- Perang opini di media massa terkait dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama saat ini sedang gencar-gencarnya, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dadang Kahmad, berpesan agar umat muslim tidak tergerus pada opini yang menyesatkan.

“Sebuah berita jangan harus cepat dipercaya, harus ada kroscek, harus ada Fa Tabayyanu (selidikilah),” ucap Dadang ketika ditemui redaksi website Muhammadiyah.or.id, Rabu (9/11) di Kantor PP Muhammadiyah Yogyakarta.

Jika bermaksud untuk menulis atau menyebarkan sebuah berita, Dadang mengatakan masyarakat harus mempertimbangkan apakah akan menimbulkan maslahat atau mudharat dari tulisan tersebut. “Jangan sampai, karena pemberitaan di media, masyarakat jadi terpecah-pecah. Umat muslim harus cerdas dalam mengonsumsi media,” tegas Dadang.

Guru Besar Sosiologi Agama UIN Sunan Gunung Djati Bandung tersebut menambahkan, peran media Islam sangat dibutuhkan sebagai cover both side dari pemberitaan-pemberitaan yang memecah belahkan umat.

“Peran media Islam sangat penting, sebagai penyejuk umat, jangan sampai media Islam juga ikut-ikutan terintervensi oleh kepentingan-kepentingan pihak tertentu,” tegas Dadang. (adam/nisa)

 

Shared:
Shared:
1