Kekuatan Struktur dan Kultur Benteng IMM Ciptakan Kader Berkemajuan

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Sabtu, 05 November 2016 09:58 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, KUDUS – Dinamika perubahan sosial dalam sebuah organisasi merupakan hal yang biasa. Namun, selalu harus dilakukan pembaruan agar organisasi tetap berjalan pada tujuan dan mampu mewujudkan cita-cita organisasi.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) sebagai salah satu ortom Muhammadiyah juga selalu melakukan upaya pembaruan dalam perjalanannya. Salah satu upaya pembaruan yang dilakukan oleh IMM ialah dengan mengadakan Musyawarah Daerah (Musyda).

Musyda bertujuan untuk memperbarui dan mendiskusikan hal-hal yang berkaitan dengan upaya perbaikan suatu organisasi.

Seperti halnya yang dilakukan oleh IMM Jawa Tengah pada Jumat (4/11) menggelar Musyda, dengan menghadirkan Ketua Pimpinan Wilayah Jawa Tengah, Tafsir. Tafsir mengemukakan bahwa IMM harus menjadi gerakan mahasiswa yang kreatif dan terampil dalam segala bidang.

“Untuk menjadi kreatif dan terampil, dibutuhkan dua kekuatan yaitu kekuatan struktur dan kultur,” papar Tafsir.

Kekuatan struktur adalah kekuatan yang berasal dari koordinasi dan kerjasama antara seluruh elemen pengurus IMM, sedangkan kekuatan kultur adalah pengadaan kegiatan positif yang berangkat dari semangat dakwah dan kemudian dijadikan sebagai kultur dan kebiasaan.

“IMM harus menjadi gerakan mahasiswa yang progresif dan selalu ber-fastabiqul khairat,” ujar Tafsir.

Kembali ditambahkan oleh Tafsir bahwa IMM merupakan cikal bakal pemimpin bangsa di masa depan. Sehingga, kualitas karakter akhlak dan intelekual juga harus terus diasah dan ditingkatkan.

“IMM sebagai gerakan yang intelektual kompetitif harus mampu meningkatkan semangat dakwah berkemajuan,” tutup Tafsir. (Nisa Pujiana)

Kontributor: Amalia Silmi

 

 

 

Shared:
Shared:
1