Bahas Dinamika Perkembangan Muhammadiyah, MPI Luncurkan Buku

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Jum'at, 04 November 2016 16:42 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, JAKARTA - Guna memberikan informasi termutakhir terkait dengan dinamika perkembangan Muhammadiyah, Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah menggelar Diskusi dan Peluncuran  12 Buku Karya Baru Muhammadiyah, Jumat (4/11).

Bertempat di Aula KH Ahmad Dahlan, Kantor PP Muhammadiyah Menteng Raya Jakarta, Ketua PP Muhammadiyah, Dadang Kahmad, dalam diskusi buku tersebut, mengatakan para kader Muhammadiyah dan juga para pembaca akan semakin memahami dan mengenal perkembangan Muhammadiyah.  Kegiatan diskusi dan peluncuran buku ini dalam rangka memperingati milad Muhammadiyah yang ke 104.

“Jika ingin mempelajari dinamika Muhammadiyah di era saat ini, bacalah buku-buku yang telah diluncurkan pada hari ini,” kata Dadang.

Najib Burhani, Moderator yang juga Wakil Ketua Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PP Muhammadiyah mengatakan beberapa buku yang diluncurkan dan dibedah merupakan karya-karya para sarjana Muhammadiyah.

“Mereka yang tahu secara utuh dan mendalam dasar dan pikiran Muhammadiyah,” ujarnya.

Beberapa buku tersebut menurut Najib menggambarkan dan menganalisis berbagai perkembangan, ekspansi dan juga konflik internal yang ada di Muhammadiyah.

“Konflik antar buku Islam murni dan buku progresif, kontroversi tentang dakwah kultural, perdebatan panas tentang pilihan politik Muhammadiyah, adalah contoh bagaimana pengaruh dari glokalisasi (globalisasi dan lokalisasi) masuk dalam tubuh Muhammadiyah,” ujar Najib

Diskusi buku ini menghadirkan tiga orang pembahas 12 buku karya baru Muhammadiyah, Azyumardi Azra, salah satu pembahas mengatakan, karya-karya buku yang diluncurkan oleh MPI PP Muhammadiyah kali ini lebih banyak terkait dengan perkembangan mutakhir, terutama dari perspektif 'orang dalam' (from within).

“Peluncuran buku tentang Muhammadiyah ini semakin memperlihatkan bahwa organisasi ini merupakan salah satu dari sedikit subjek kajian Islam Indonesia yang paling banyak dikaji oleh kalangan akademisi,” pungkas Azyumardi.

Keduabelas buku yang diluncurkan tersebut diantaranya yaitu, Muhammadiyah Berkemajuan (Ahmad Najib Burhani, Mizan, 2016), Islam Berkemajuan (editor Alpha Amirrachman dkk, Mizan, 2016), Becoming Muhammadiyah (editor Hajriyanto Y. Thohari dkk, Mizan, 2016), Muhammadiyah, NU dan Demoralisasi Politik Indonesia (Ma’mun Murod al-Barbasi, 2016), Membela Islam Murni (Pradana Boy ZTF, 2016), Islamic Moderation (editor Abdul Mu’ti, 2016), Matahari Kecil di Tanah Minahasa (Awien SJT, 2016), Muhammadiyah Jawa (Ahmad Najib Burhani, Suara Muhammadiyah, 2016), Muhammadiyah Bengkulu (Salim Bela Fili dan Hardiansyah, Valia Pustaka 2016), Demi Pena (Azaki Khoirudin, 2016), Posisi dan Jatidiri 'Aisyiyah (Rof'ah Makin, 2016), dan Reformisme Islam di Nusantara (Khairuddin ALjunied, 2016). (adam)

 

Reporter: Raipan

Shared:
Shared:
1