Tingkatkan Kualitas Kader, Diktilitbang PP Muhammadiyah Gelar MSPP 2016

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Kamis, 03 November 2016 10:38 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA- Dalam rangka mendukung pengembangan kualitas kader Muhammadiyah, sekaligus mempersiapkan calon-calon dosen bagi Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyah (PTM/A), Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) PP Muhamamdiyah bekerja sama dengan Lembaga Amil Zakat, Infak dan Sodaqoh Muhammadiyah (LazisMu) akan menyelenggarakan program Muhammadiyah Scholarship Preparation Program (MSPP) 2016.

Program Pembibitan Kader dan Bakal Calon Dosen PTM/A dimaksudkan untuk meningkatkan kesiapan dan kemampuan kader-kader muda Muhammadiyah agar dapat mengakses beasiswa pendidikan S2/S3

Akan dipilih sebanyak 25 orang dari seluruh Indonesia yang akan dikarantina selama tiga bulan di Pare Kediri, untuk mengikuti pelatihan bahasa Inggris. Selain itu juga, akan ada program pembinaan karakter dan wawasan kebangsaan, yang meliputi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, rencana studi, dan tips mendapatkan beasiswa studi lanjut.

Terdapat berbagai persyaratan bagi peserta yang berminat mengikuti MSPP 2016, diantaranya :

Persyaratan Umum :

1. Kader muda Muhammadiyah yang aktif di berbagai level kepemimpinan Muhammadiyah/organisasi-organisasi otonom Muhammadiyah, baik pusat, wilayah, daerah, cabang maupun ranting.

2. Memiliki komitmen dan loyalitas terhadap persyarikatan, berwawasan luas, berlandaskan akidah al-Qur'an dan as-Sunnah, serta memiliki kepercayaan diri dan kematangan dalam mengelola emosi dan beradaptasi.

3. Memiliki latar belakang pendidikan S1/S2 dari: (a) Perguruan Tinggi Negeri/Perguruan Tinggi Muhammadiyah/Aisyah di seluruh wilayah Indonesia; atau (b) Perguruan Tinggi lain di dalam negeri yang telah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

 4. Bersungguh-sungguh akan mendaftar beasiswa pendidikan S2/S3 dalam/luar negeri, baik yang ditawarkan oleh pemerintah Indonesia maupun pemberi beasiswa lain.

5. Memilih bidang keilmuan yang sesuai dengan bidang keilmuan yang sedang/akan dikembangkan di PTM/A.

 6. Bersedia menandatangani surat pernyataan yang menyatakan bahwa pelamar:

(a) Jika di kemudian hari berhasil mendapatkan beasiswa pendidikan S2/S3 dalam/luar negeri, maka setelah pendidikan selesai, bersedia bekerja di salah satu Perguruan Tinggi Muhammadiyah/Aisyah di seluruh wilayah Indonesia.

(b) Menyampaikan data dan dokumen yang benar, sesuai dokumen asli serta bersedia menerima sanksi hukum yang berlaku apabila dokumen tersebut tidak sah; 7. Mendapatkan rekomendasi dari Pimpinan Muhammadiyah, sekurang- kurangnya pada level daerah.

 Persyaratan Khusus :

1. Untuk calon pelamar beasiswa pendidikan S2:

 (a) Usia maksimum pelamar adalah 30 (tiga puluh) tahun

 (b) Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimum 3,25 (tiga koma dua lima) pada skala 4 (empat);

(c) Memiliki dokumen bukti penguasaan Bahasa Inggris dalam bentuk TOEFL ITP® / Like dengan skor minimum 450 (empat ratus lima puluh) yang masih berlaku.

2. Untuk calon pelamar beasiswa pendidikan S3:

(a) Usia maksimum pelamar adalah 35 (tiga puluh lima) tahun

(b) Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimum 3,25 (tiga koma dua lima) pada skala 4 (empat)

(c) Memiliki dokumen bukti penguasaan Bahasa Inggris dalam bentuk TOEFL ITP® / Like dengan skor minimum 450 (empat ratus lima puluh) yang masih berlaku.

 

Shared:
Shared:
1