Haedar Nashir : Demo 4 November Jangan Sampai Membawa Kerugian Kehidupan Bangsa

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Selasa, 01 November 2016 13:48 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, JAKARTA- Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir berpesan agar masyarakat yang turut serta dalam demo yang direncanakan pada Jumat 4 November 2016 di Jakarta, untuk  tetap menjaga marwah dan tidak membawa kerugian dalam kehidupan bangsa.

“Tentunya kita semua berharap bahwa keadaan kehidupan kebangsaan kita berjalan dalam suasana damai, demokratis, dan tidak menimbulkan kerugian buat seluruh kehidupan bangsa,” pungkas Haedar saat menghadiri undangan Presiden Jokowi di Istana Negara pada Selasa (1/11) bersama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan PBNU.

Haedar juga mengatakan, sudah saatnya kehidupan politik nasional Indonesia dapat berjalan dengan elegan dan bermartabat. ““Demo sebagai bagian dari hak warganegara, yang terpenting tetap damai dan bermartabat, serta mengindahkan hukum dan  peraturan yang berlaku, sebagaimana kehidupan politik nasional,” tambah Haedar.

 “Jika ada angkatan Muhammadiyah yang ikut demo, itu merupakan hak dia sebagai warga negara, bukan membawa atribut Muhammadiyah,” tegas Haedar.                 

Sementara itu, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Wiranto, dalam kesempatan tersebut mengatakan, masyarakat dihimbau untuk tetap tenang, dan tidak resah dalam menanggapi diduganya penistaan agama yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta, Ahok.

“Dengan adanya isu yang bergulir, sudah dilakukan proses oleh pihak Kepolisan, tentunya ada tahapan-tahapan, dan proses yang tidak serta merta, semuanya butuh proses,” ucap Wiranto.

Wiranto juga meminta kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga keharmonisan, dan tidak mudah terprovokasi dalam melakukan tindakan anarkis. (adam)

 

Shared:
Shared:
1