Yunahar Ilyas Bahas Tafsir Al Quran dalam Memilih Pemimpin

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Minggu, 30 Oktober 2016 10:44 WIB

SEMARANG, MUHAMMADIYAH.OR.ID -- Memilih pemimpin dalam Islam adalah wajib menurut agama. Namun, di sisi lain menurut Ketua PP Muhammadiyah, Prof Yunahar Ilyas ada 41 ayat yg melarang memilih pemimpin non-muslim. Menurutnya Islam dalam milih pemimpin sudah ada garis batasnya karena berdasar agama, Ahad (30/10).

Bertempat di kompleks masjid At Taqwa RS Roemani Muhammadiyah Kota Semarang, Yunahar Ilyas memberikan konsep kepemimpinan dalam Islam. Isu menghangat ini menjelang Pilkada yang sarat akan pengaruh Sara. Menurut Buya Yunahar hal ini yang patut dihindari karena akan memunculkan perpecahan.

Unduh Rekaman Tabligh Akbar "Ada Apa Dengan Surat Al Maidah 51?" Bersama Ustadz Yunahar Ilyas Klik Di Sini

Tabligh akbar ini dihadiri oleh seluruh warga Muhammadiyah se Kota Semarang. Pengajian ini merupakan kegiatan rutin yang diadakan PDM Kota Semarang setiap Ahad pagi.

Buya Yunahar berpesan sebagai umat Islam harus mengimani Al Quran dengan sungguh-sungguh. Hal itu membuat kita tahu apa yang harus kita lakukan dalam melanjutkan langkah hidup kita. Termasuk dalam memilih pemimpin.

"Menolak satu ayat, artinya kita menolak seluruh ayat," ujar Wakil Ketua Umum MUI Pusat ini.

Kewajiban sebagai umat Islam terhadap Al Quran adalah membacanya. Selanjutnya adalah memahami Al Quran sehingga dapat merasakan kekuatan firman Allah Swt. Selanjutnya, adalah mengamalkan Al Quran. Umat Islam dan warga Muhammadiyah harus menghayati Al Quran dengan cara mengamalkannya. Yang terakhir, Buya mengatakan umat Islam harus membela kehormatan Islam dan Al Quran. Termasuk dari penistaan dari orang-orang yang benci terhadap Islam. (dzar)

 

Redaktur: Dzar Al Banna

Shared:
Shared:
1