Pondok Pesantren : Kontrol Sosial Keresahan Masyarakat Terhadap Perilaku Remaja

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Jum'at, 21 Oktober 2016 09:33 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, LAMONGAN- Pondok Pesantren dibangun dengan berbagai macam tujuan yang mulia. Tidak hanya mengembangkan pemahaman agama seseorang, tetapi juga dimaksudkan untuk membentuk akhlak mulia Salah satu bentuknya adalah kontrol sosial terhadap berbagai macam pergaulan bebas remaja yang meresahkan.

Seperti disampaikan Ifa, selaku pemateri dalam acara penyuluhan “Remaja Bebas NAPZA dan HIV AIDS” kepada santri Pondok Pesantren Al Mizan Muhammadiyah Lamongan, Kamis, (20/10), pergaulan remaja di lingkungan luar sangat mengkhawatirkan, dampaknya sangat parah dan meluas.

“Santri-santri Al-Mizan harus bersyukur, hidup di pondok adalah satu bentuk kemandirian dalam membangun akhlak yang baik dan bersahaja, karena pergaulan remaja di luar sana semakin hari semakin memprihatinkan, ” ucap Ifa.

Ifa juga menghimbau para santri untuk terus belajar di manapun dan kapanpun. “Belajar agama memang sangat penting, tapi mempelajari ilmu dunia seperti ilmu kesehatan menjadi berharga untuk menguatkan ilmu agama yang di dakwahkan kepada masyarakat,” tuturnya.

“Dakwah akan menjadi mengena di masyarakat jika kita mampu menyelesaikan masalah-masalah sosial di masyarakat seperti kesehatan,” lanjut Ifa.

Penyuluhan ini adalah program UPT Puskesmas Lamongan yang bekerjasama dengan sekolah sekolah di Kabupaten Lamongan. “Dan Pondok Pesantren Al Mizan Muhammadiyah Lamongan dipilih menjadi salah satu yang dikunjungi, karena memiliki potensi yang besar sebagai calon penggerak masyarakat melalui dakwah,” tutup Ifa. (adam)

Kontributor: Irvan Shaifullah

 

Shared:
Shared:
1